15 Nakes dan 7 Siswa Magang Terpapar Covid, Puskesmas Jombang Tangsel Tutup

oleh -

Monitor, Tangsel – Pelayanan medis di Puskesmas Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), tak berjalan seperti biasanya. Beberapa ruang penanganan seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ruang rawat inap dinyatakan tutup sementara mulai hari ini, Rabu 24 Februari 2021.

Hal itu dilakukan untuk proses sterilisasi setelah 15 tenaga kesehatan (Nakes) di sana terpapar Covid. Secarik kertas pemberitahuan nampak ditempel di pintu ruang Puskesmas, yang berbunyi “Mohon Maaf IGD Puskesmas Jombang Tutup Sementara Dikarenakan Sedang Ada Pasien Observasi Covid 19”

Bahkan tak hanya itu, di area parkir kendaraan pun terdapat pemberitahuan yang dipasang melalui tali plastik yang membujur menutup area parkir. Isinya sama, yakni menginformasikan jika pelayanan medis tutup sementara.

Kepala Puskesmas Jombang, Mulyadi, membeberkan jika total ada 22 orang yang bertugas di sana terpapar Covid, terdiri dari 15 tenaga kesehatan atau Nakes, serta 7 orang siswa sekolah yang tengah magang.

“Totalnya ada 15 Nakes termasuk 2 sopir ambulans sama 7 siswa yang terkena Covid,” katanya.

Dijelaskan Mulyadi, seluruh Nakes tak mengalami gejala apapun sehingga mereka diminta melalukan isolasi mandiri. Sedang ketujuh siswa magang, telah dipulangkan untuk melakukan hal yang sama.

“Karena kita kekurangan SDM itu maka kita tidak memberikan pelayanan untuk IGD dan rawat inap. PCR, suntik vaksin Covid, Rapid test masih melayani pagi hari terjadwal,” jelasnya.

Dia memastikan, pelayanan IGD dan rawat inap akan dibuka kembali setelah 14 hari kedepan sebagaimana ketentuan. “Sementara selama 14 hari ke depan aja. Mohon doanya agar teman-teman yang isolasi cepat sembuh ya pak,” tuturnya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Kesehatan Deden Deni menerangkan, jika pelayanan bagi masyarakat di Puskesmas Jombang tetap berjalan. Namun untuk kategori pasien IGD dan yang memerlukan rawat inap akan dialihkan ke Puskesmas sekitar.

“Jadi untuk pelayanan yang ditutup itu kita alihkan ke Puskesmas sekitar seperti Kampung Sawah dan Sawah Baru, karena lokasinya kan berdekatan juga. Selebihnya normal, untuk kertas pemberitahuan itu sudsh dicabut semua,” katanya. (bli)

Tinggalkan Balasan