883.368 Warga Tangsel Masuk DPS Pilgub

oleh -

Monitor, Tangsel- Sebanyak 883.368 Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Banten yang akan digelar pada 15 Pebruari 2017.

Pleno penetapan DPS yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tangsel di salah satu rumah makan kawasan Serpong itu, juga di hadiri oleh masing-masing tim pemenangan pasangan Pilgub tingkat Kota Tangsel dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kota setempat.

Jumlah DPS yang diplenokan , merupakan hasil validasi satu persatu Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4) yang dilakukan sejak beberap bulan lalu oleh KPU Tangsel.
Sebelum di tetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akan dilakukan pada akhir Desember 2016 mendatang, KPU Tangsel akan terus melakukan validasi terhadap jumlah DPS.

KPU Tangsel dalam pleno itu juga memaparkan bahwa data pemilh berpotensi tidak memiliki KTP-El atau data non KTP-El yang jumlahnya cukup banyak. Yakni mencapai 102.681 terdiri dari 51.985 laki-laki dan 50.696 perempuan.
Padahal di aturan yang baru ini, bahwa pemilih yang memiliki hak pilih harus sudah memiliki KTP-El.

Jika ada yang belum mendapatkan KTP-El, maka harus mendapatkan Surat Keterangan (Suket) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangsel.

Komisoner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ahmad Mujahid Zein, mengatakan masyarakat diminta untuk mencari namanya didalam DPS, jika tidak ada maka segera lapor ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) atau Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Menurutnya, setelah dilakukan coklit dalam beberapa bulan ini oleh PPS dan PPK masih ditemukan data ganda yaitu sebanyak 25.040 pemilih.

“Data pemilih ganda sudah dilakukan penghapusan dan tidak muncul dalam DPS, dalam Coklit juga ditemukan masyarakat yang belum memiliki KTP Elektronik namun sudah melakukan perekaman maupun yang belum,” katanya kepada wartawan, Selasa (1/11/2016).

Untuk itu, data akan dilakukan kroscek ke Disdukcapil Tangsel, jika memang sudah benar maka akan dipertahankan untuk masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Tim pemenangan Pasangan Calon nomor urut 1 WH-Andhika, Rahmat Hidayat sangat mengapresiasi kerja keras yang telah di lakukan oleh KPU, PPS dan PPK yang telah melakukan coklit.

“Kedepan diharapkan lebih akurat lagi jangan sampai ada kesalahan dalam penetapan DPT Pilgub Banten,” beber politisi Partai Golkar itu.

Sementara tim Pasangan Calon nomor urut 2 Rano-Embay, Aldi S Zuhri mengatakan KPU nantinya saat pencoblosan suara agar mewaspadai penyalahgunaan Surat Keterangan (Suket). Hal ini, kata Aldi, lantaran cukup banyak warga Tangsel yang nantinya menggunakan Suket dalam Pilgub.

“KPU dan Panwas harus memperhatikan penggunaan Suket saat hari pencoblosan, karena Suket itu keluarnya dari Disdukcapil, dan ini juga sangat rawan dimanipulasi makanya kami minta ini benar-benar diawasi,” kata Aldi.

Kabid Kependudukan pada Disdukcapil Tangsel Heru Sudarmanto mengaku siap melakukan kroscek terkait data temuan KPU Tangsel yang menemukan adanya warga yang belum memiliki KTP El.

“Jika nanti sudah melakukan perekaman maka Disdukcapil akan mengeluarkan Suket, bagi warga yang belum mendapat KTP elektronik,” singkat Heru.

Untuk diketahui, berdasarkan data DPS yang ada pada KPU Tangsel dari tujuh kecamatan yang ada, diantaranya Kecamatan Ciputat dengan jumlah TPS  366 unit. Sementara DPS laki-laki berjumlah 66996 orang, perempuan 67831. Total DPS menjadi 134827.

Kecamatan Cipitat Timur, TPS berjumlah  273 unit. Pemilih laki-laki berjumlah 60211 dan Perempuan berjumlah 61553. Total DPS di kecamatan tersebut sebanyak  121764 DPS.

Untuk Kecamatan Pamulang, jumlah TPS mencapai 559 unit. Untuk pemilih laki-mencapai 10449
Sedangkan perempuan berjumlah 105132. Total DPS di kecamatan tersebut mencapai  209629.

Kemudian di susul Kecamatan Pondok Aren dimana jumlah TPS nya 517 unit dengan jumlah pemilih laki-laki mencapai 92606 dan perempuan mencapai 93608. Total DPS berjumlah 186214.

Kecamatan Serpong, jumlah TPS mencapai 188 unit. Disusul jumlah pemilih laki-laki mencapai 47951. Perempuan mencapai 48948.Total jumlah DPS menjadi 96899.

Kemudian Serpong Utara dengan 190 TPS serta pemilih laki-laki berjumlah 39997. Perempuan berjumlah 41423. Total menjadi 81420 DPS.

Kecamatan Setu, jumlah TPS sebanyak 112 unit dengan jumlah pemilih laki-laki mencapai 26458 dan
26157 perempuan. Di kecamatan tersebut, jumlah DPS mencapai 52615.

Daftar Pemilih Sementara (DPS) Kota Tangsel untuk Pilgub Banten 2017, yakni jumlah TPS mencapai 2.205 unit dengan pemilih laki-laki mencapai 438.716 dan perempuan 444.652. Secara keseluruhan, jumlah DPS mencapai 883.368. (mt02)

Tinggalkan Balasan