Air Keruh Akibat Jebolnya Pintu Air Situ Parigi Tangsel, Petambak Ikan Mengeluh

oleh -

Monitor, Tangsel – Jebolnya pintu air Situ Parigi, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), berdampak pula pada petambak ikan yang berada di sepanjang aliran anak sungai di kawasan itu.

Warga sekitar termasuk petambak ikan mulai mengeluhkan kadar air yang berubah menjadi keruh pekat akibat bercampur lumpur dan tumpukan sampah. Aliran air itu berasal dari area pintu air Situ Parigi yang dindingnya jebol sepanjang sekira 3 meter.

Pintu Air Situ Parigi itu jebol pada Selasa 15 September 2020 malam. Tumpukan sampah dan aliran air bercampur lumpur ikut terbawa arus ke arah anak kali yang mengalir di sisi pemukiman warga. Belum terlihat upaya perbaikan guna memperbaiki area itu.

“Ratusan petambak ikan banyak yang memanfaatkan air dari situ ini pak, terus kalau airnya hitam campur lumpur begini kan masyarakat banyak khawatir ikannya bisa mati,” ucap Ketua RW21 Parigi Lama, Satiri (55), di lokasi, Senin (21/9/2020).

Mewakili keluhan warganya itu, Satiri berharap proses perbaikan segera dikerjakan. Menurut dia, masyarakat sekitar banyak yang memanfaatkan kebutuhan air dari anak kali itu, termasuk mereka yang memiliki usaha tambak ikan.

“Ya itu tadi, khususnya buat warga di lingkungan ini, manfaat Situ Parigi benar-benar berdampak bagi perekonomian warga, dari sektor pariwisata juga. Kita ingin cepat selesai, jangan terbengkalai lagi seperti yang udah-udah. Dibangun lebih kokoh jadi nggak terulang begini lagi,” sambungnya.

Lurah Parigi Lama, Rahmat, mengutarakan hal yang sama agar proses perbaikan diselesaikan secepat mungkin guna mengurangi dampak lingkungan. Dia juga menyebut, bahwa selama ini untuk koordinasi soal Situ Parigi pihak terkait selalu melempar bola ke pusat (BBWSCC).

“Karena selama ini, kami juga tidak pernah dilibatkan prosedur-prosedur untuk perawatan, atau segala macamnya. Kalau kami tanya ke pihak terkait selalu jawabannya ini ranahnya masuk ke pusat,” pungkasnya. (bli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *