Airin Ogah Ikutan Usul Stop Operasi KRL di Tangsel Saat PSBB, Ini Sebabnya

oleh -

Monitor, Tangsel- Beberapa kepala daerah seperti di Depok, Kota dan Kabupaten Bogor, serta Kota Bekasi mengusulkan agar operasi Kereta Rel Listrik (KRL) dihentikan sementara saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah itu.

Upaya itu dimaksudkan guna mencegah penyebaran Corona virus disease-2019 (Covid-19). Mengingat, penumpang KRL tetap padat dan menumpuk hingga dianggap sebagai lokasi rentan penyebaran Covid-19.

Namun berbeda dengan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany. Dia “ogah” ikut-ikutan mengusulkan hal yang sama guna mendukung pemberlakuan PSBB. Meskipun secara tegas, Airin juga tidak menolak usulan para kepala daerah untuk menghentikan sementara operasi KRL.

“Kita nggak nolak (usulan), yang pasti kita ini kan ada 5 lintasan stasiun. Mulai dari Serpong, Rawa Buntu, Jurang Mangu, Sudimara, sama Pondok Ranji. Ujungnya kan ada di Lebak. Yang tentunya kita akan melihat dan meyakini, kalau kementerian perhubungan, PT KAI kan melihat dari sudut pandang banyak. Yang terbaik aja apa, kita ikut aja,” terangnya, Kamis (22/4/2020).

Menurut Airin, dia akan mensupport apapun kebijakan dari Kementerian terkait dan PT KAI soal operasional KRL. Di samping itu, dilanjutkannya, saat ini yang tepat dilakukan adalah terus mengatur bagaimana seluruh penumpang mematuhi ketentuan seperti menjaga Physical Distancing di tiap-tiap stasiun.

“Tapi yang pasti kita akan bantu PT KAI misalnya untuk Social Distancing sama Physical Distancing, pada saat sebelum masuk gerbong,” jelas Airin.

Namun begitu, ada alasan utama Airin kenapa dia tak mengusulkan penghentian operasional KRL. Yakni, soal pertimbangan penggunaan moda transportasi KRL bagi pekerja medis atau yang berkaitan dengan tugas penanganan Covid-19 di Jakarta.

“Kemaren sempat rame tuh, katanya Jawa Barat minta untuk ditutup KRL nya. tapi pas saya diskusi sama warga, mereka yang bekerja di rumah sakit, mereka yang bekerja di apa namanya di bagian itu yang ada di Jakarta, mereka nggak punya kendaraan mau pakai apa? kan itu juga harus dipikirkan oleh kita,” imbuhnya.

“Jadi makanya saya serahkan ke Kementerian Perhubungan dan PT KAI seperti apa. Keputusannya sekarang tidak ditutup, maka saya harus membantu Social Distancing dan Physical Distancing. Kita lakukan Sidak yang lainnya terhadap 5 stasiun ini,” pungkasnya.(bli)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.