Aktivitas Ekonomi di Pasar Gintung Lesu, Kadinkop Tangsel Rencanakan ini

oleh -
Pasar Gintung masih sepi pengunjung (poto; dok. monitortangerang.com)

Monitor, Tangsel- Pasar Gintung yang direncanakan menjadi sentra oleh-oleh dan pemasaran UMKM di  Kota Tangerang Selatan (Tangsel) saat ini terlihat masih sepi dari aktivitas pengunjung.

Pantauan monitortangerang.com, pada Rabu(19/01/2022) di lokasi pasar tersebut sangat lengang. Lahan parkir yang begitu luas juga kosong melompong.

Terkait pemanfaatan yang belum maksimal di Pasar Gintung oleh para pelaku UMKM Tangsel, Kepala Dinas Koperasi &UKM Tangsel, Warman Syanudin saat wawancara khusus dengan monitortangerang.com menjelaskan bahwa pihaknya sedang mengevaluasi untuk meningkatkan pengelolaan pasar tersebut sehingga bisa menarik pengunjung untuk berbelanja.

fasilitas tangga ke lantai dua ramah untuk kaum difabel (poto; dok.monitortangeranmg.com)

“Kita sedang mengevaluasi bagaimana caranya agar pengunjung yang datang ke Galery Pasar Gintung untuk berbelanja dapat meningkat,” ujarnya, Selasa(18/01/2022).

Menurut Warman, ke depan bisa juga memanfaatkan fasilitas lahan yang ada untuk dibuatkan tenda-tenda yang rapi untuk para pedagang di pagi hari atau yang biasa disebut jajanan kue shubuh.

“Nanti bisa diatur waktunya, hanya pagi saja. Selanjutnya siangnya, aktivitas pengunjung untuk berbelanja membeli oleh-oleh khas Tangsel,” tambahnya.

Dengan begitu , menurutnya aktivitas ekonomi warga pelaku UMKM di lokasi tersebut akan menjadi lebih hidup.

“Saya pikir banyak cara untuk bisa menghadirkan ketertarikan orang untuk datang ke Pasar Gintung. Ini kan bisa membangkitkan para pelaku UMKM juga,” terangnya.

Seperti diketahui, kehadiran pasar Gintung pada awalnya diharapkan bisa membangkitkan kembali perekonomian di Tangsel di tengah pandemi Covid-19, terutama bagi para pelaku UMKM. Namun, konsep yang di tawarkan Pemkot Tangsel tersebut ternyata belum menjadikan daya tarik pengunjung untuk datang ke lokasi pasar tersebut.

Beberapa tenan yang terisi di lantai satu dengan beragam produk seperti jajanan, diantaranya Kopi Tangsel, madu hingga jajanan khas Betawi terlihat sepi dari pembeli.

Sementara fasilitas gedung yang bisa dimanfaatkan oleh warga diantaranya ruang terbuka untuk komunitas seni yang ada di Tangsel juga belum dimaksimalkan.

Padahal keberadaan Pasar Gintung di Jalan Ir. H Juanda, Ciputat itu, tentunya menjadi sangat strategis mengingat wilayah tersebut berada dekat  perbatasan keluar masuk DKI Jakarta dengan Banten. Ditambah lagi aksesnya sangat mudah sebab disebrang pasar merupakan tempat mangkal angkot 08, 09 Lebak Bulus Bintaro, Lebak Bulus- Pondok Jagung serta Halte Feeder Transjakarta. (mt01/03)

Tinggalkan Balasan