Apel Nusantara Bersatu Masyarakat Diminta Jangan Terpecah Belah

oleh

Monitor, Kabupaten-Ribuan masyarakat dari berbagai elemen, tokoh agama, TNI/Polri se-Tangerang Raya menggelar Apel Nusantara Bersatu di Lapangan Citra Raya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Kamis (30/11/2016).

Dalam gelar apel Nusantara Bersatu ini, seluruh peserta mengenakan ikat kepala berwarna merah putih sebagai simbul kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hadir dalam kegiatan tersebut tiga kepala daerah se-Tangerang Raya, Komandan Korem (Danrem) 052/Wijaya Kerama, Kolonel Inf Iwan Setiawan, Komandan Kodim 0506 Tangerang Letkol Inf Achirudin, Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry, Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Asep Edi Sehuri, dan Kapolres Tangsel AKBP Ayi Supardan.

Dalam orasinya, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyerukan, agar seluruh masyarakat Tangerang, terutama kabupaten Tangerang untuk bersatu dan jangan terpecah belah.

“Kita sebagai bangsa Indonesia harus menyadari dalam menggapai kemerdekaan bukan hal yang mudah, karena melalui perjuangan. Kita menginginkan Indonesia yang kuat dan berkepribadian dalam menentukan harga diri,” tegas Zaki.

Tokoh Masyarakat Tangerang Raya Afif Afifi mengungkapkan, warga Tangerang Raya untuk bergotong royong, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. “Warga Tangerang harus bahu-membahu, bergotongroyong, rawe-rawe rantas menjaga NKRI,” tandasnya.

Sementara itu Komandan Korem (Danrem) 052/Wijaya Kerama (WK) Kolonel Infanteri Iwan Setiawan meminta kepada masyarakat Tangerang Raya (Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangsel) untuk tidak ikut aksi ke Jakarta pada 2 Desember (212) 2016 mendatang.

Menurut Iwan, masyarakat Tangerang agar melakukan Istighosah untuk keselamatan bangsa di wilayahnya masing-masing. “Mari Himbauan saya untuk masyarakat Tangerang Raya, mari kita berdoa, mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Untuk nantipun, kita berharap, hari Jumat untuk melaksanakan Istighosah di wilayahnya masing-masing. Untuk mendoakan persatuan dan kesatuan, sehingga wilayah kita (NKRI-red) aman, dan tetap kita jaga,” ujar Kolonel Infanteri Iwan Setiawan.

Dalam kegiatan gelar Apel Nusantara Bersatu ini juga, kata Iwan, seluruh komponen masyarakat dari lintas etnik dan agama bersatu menggalang persatuan, dan berdoa menurut agama masing-masing.

“Seperti yang kita lihat tadi, seluruh perwakilan dari masing-masing agama berdoa (secara bergantian-red), untuk mendokan NKRI agar tetap aman. Tentunya, kami juga berharap, tali silaturahmi ini akan tetap terjaga selamanya,” katanya.(mt04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *