Bentrok FBR dan Tentara di Bintaro Tangsel, Dandim : Kita Selidiki Oknumnya

oleh

Monitor, Tangsel – Bentrokan antara massa Ormas dari Forum Betawi Rempug (FBR) dan sekira puluhan tentara di kawasan Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), mengakibatkan sejumlah orang terluka. Diduga, keributan itu dipicu oleh perebutan tender proyek di Apartemen The Breeze Bintaro.

Bentrokan sendiri berlangsung pada Selasa 12 Februari 2019 malam. Ketika itu, puluhan tentara yang berada di dalam area proyek apartemen berhamburan keluar guna menghalau massa dari kelompok Ormas.

Beberapa saksi di lokasi menyebutkan, tentara itu semula berada di dalam apartemen proyek. Namun tiba-tiba, salah satu sekuriti apartemen berteriak jika ada massa Ormas FBR yang berusaha merusak pagar seng pembatas apartemen.

Tentara berseragam dinas lengkap yang berkumpul di dalam, spontan bereaksi. Mereka selanjutnya mengejar kelompok dari Ormas FBR yang juga berada tak jauh dari apartemen.

Tindak kesalahpahaman itu, lantas berlanjut hingga terjadi kontak fisik yang mengakibatkan 6 anggota diduga kelompok FBR mengalami luka-luka, 2 diantaranya mengalami luka parah yakni Endang Saputra dan Yongki. Saat kejadian, keduanya memang tengah berada di dekat proyek apartemen.

Baca Juga : Bentrokan Berdarah Antara Massa Ormas dan Tentara di Bintaro Tangsel, Ini Pemicunya

Menanggapi pertikaian itu, Dandim O506 Tangerang Letkol Infanteri Faisol Izuddin langsung menggelar mediasi yang berlangsung di kantor Bintaro Jaya Property. Hadir pula Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan, Kapolsek Pondok Aren Kompol Yudho Huntoro, Ketua FBR Kota Tangsel, serta manajemen apartemen dan perwakilan Bintaro Jaya.

“Intinya saat ini dari pihak Kepolisian dan Kodim sedang menyelidiki kejadian semalam. Termasuk kita selidiki juga dugaan keterlibatan oknum TNI,” jelas Letkol Faisol kepada Okezone, Jumat (15/2/2019).

Namun Dandim 0506 Tangerang, belum mau berspekulasi lebih jauh mengenai adanya pengerahan sejumlah oknum tentara ke lokasi proyek apartemen. Menurut dia, hal utama yang harus dilakukan saat ini adalah membantu pihak kepolisian mendinginkan situasi pasca benturan kemarin.

“Nanti kalau sudah jelas akan kita sampaikan secara detail,” tutupnya.(bli)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *