Berwisata Saat Pandemi, Mendapat Pengalaman ini di Taman Safari

oleh -
Petugas memeriksa secara ketat setiap kendaraan yang masuk ke tempat wisata Taman Safari, Cisarua, Bogor

Monitor, Bogor- Di tengah pandemi Covid-19, tempat wisata Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor tetap dibuka, hanya saja para pengunjung secara ketat diwajibkan mematuhi protokol kesehatan (Prokes), mulai dari pintu masuk para petugas sudah memeriksa setiap kendaraan yang datang.

Pemeriksaan yang dilakukan petugas secara ketat antara lain, memeriksa jumlah penumpang dalam kendaraan, wajib menggunakan masker serta pengecekan suhu badan.

Pantauan monitortangerang.com di lokasi tempat wisata tersebut , Sabtu (19/6/2021) tetap ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Meski begitu, mereka wajib menjaga jarak dan mematuhi Prokes.

Kondisi pandemi Covid seperti ini, pihak Taman Safari memberlakukan harga tiket masuk  untuk wisatawan lokal pada Juni 2021 sebesar Rp 185.000 di hari biasa (week day) dan Rp 220.000 pada akhir pekan (weekend). Sementara, wisatawan mancanegara, tiket masuk dikenakan  Rp 400.000 per orang pada hari biasa maupun akhir pekan.

Seperti diketahui, Taman Safari Indonesia merupakan tempat wisata yang menjadi pilihan untuk dikunjungi sejumlah wisatawan untuk melepaskan kejenuhan setelah lelah melakukan aktivitas di saat pandemi Covid-19 yang belum berakhir hingga kini.

Selain itu, tempat tersebut bukan hanya sebagai tempat rekreasi bagi  para penghobi yang ingin berinteraksi dengan satwa liar, melainkan juga tempat edukasi untuk mengenal kehidupan asli satwa tersebut.

Kepada Monitor, salah satu pengunjung bernama Yudi(45) mengatakan bahwa di dalam Taman Safari banyak jenis satwa liar yang belum ia lihat sebelumnya.

Menceritakan pengalaman baru yang didapat, Yudi menjelaskan selama ini dia biasa melihat hewan jenis panda misalnya, terkurung di kebun binatang. Tapi di tempat ini (Taman Safari) hewan-hewan tersebut berada di alam bebas.

Pengunjung lainnya,  Nazarudin Latif mempunyai kesan tersendiri saat ditemui dalam safarinya, dia mengatakan bahwa bisa berinteraksi dengan sejumlah hewan seperti  zebra, kijang, jerapah dengan cara memberinya makanan berupa wortel.

“Kondisi malam hari di tempat wisata Taman Safari, harus sangat berhati hati sebab satwa liar seperti singa dan harimau suka berdiam dipinggir jalan dan terbangun apabila kendaraan para pengunjung melintasinya,” ujar lelaki yang akrab disapa Aden ini.

Lebih lanjut Aden mengungkapkan bahwa, kadang kala ada isengnya juga satwa tersebut, menghampiri kendaraan lalu mengusap usap kendaraan pengunjung dan disini  terlihat sangat jelas aktivitas satwa buas itu lebih dekat. (ry/mt01)

Tinggalkan Balasan