Monitor, Tangsel- Badan Kerjasama Orang Tua Murid dan Sekolah (BKOMS ) SMA Al-Azhar, BSD Serpong Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar seminar Parenting Puberrty dalam rangka mendampingi perkembangan seksualitas para remaja, Senin (21/10/2019).
Seminar yang bertempat di gedung pertemuan Sma Al-Azhar lantai 1 itu diikuti 250 peserta terdiri dari orang tua murid dan guru. Dengan menghadirkan dr Boyke Dian Nugraha yang akrab disapa dr Boyke sebagai narasumber.
Dalam paparannya dr. Boyke menekankan pentingnya pendampingan dalam perkembangan seksualitas bagi para remaja, terutama bahayanya prilaku sex menyimpang hingga pentingnya penjelasan bagi remaja tentang berbagai penyakit sex yang disebabkan pola hidup yang tidak sehat.
“Untuk mencegah LGBT anak-anak remaja putra harus lebih dekat dengan ayah, Ibu tidak boleh terlalu memanjakan,” terangnya.
Boyke juga menambahkan agar para orang tua dapat mengarahkan remaja putra untuk memperbanyak kegiatan – kegiatan positif dalam menghindari prilaku sex yang menyimpang.
“Untuk remaja putra terutama dalam meredam hasrat masturbasi dan lain lain perlunya pengalihan yaitu dengan memberikan banyak kegiatan positif,” paparnya.
Boyke juga mengingatkan para orang tua murid pentingnya peran orang tua dalam memposisikan diri sebagai sahabat hingga anak merasa nyaman.
“Posisikan diri kita sebagai sahabat anak kita, dan informasi haruslah banyak dari kita sebagai orang tua, Protetktif harus tapi jangan berlebihan, jangan membuat anak kita merasa tidak nyaman ketika bercerita kepada kita,” paparnya.
Lanjut Boyke, ketika anak pada usia remaja cenderung lebih mendengar temannya daripada orang tua, maka sikap para orang tua diharapkan dapat berprilaku bijak pada anak-anaknya.
“Kita para orang tua harus bijak dalam menanggapi keluh kesahnya terutama dalam melalukan pendampingan dan penjelasan masalah perkembangan seksual , ini harus dari sisi agama dan ilmu pengetahuan, kita sampaikan resiko – resikonya,” tegasnya.
Di tempat yang sama Ketua BKOM SMA Alazhar Devi Pusparani menerangkan kegiatan seminar merupakan bagian dari program kerja BKOMS SMA yang bersifat mandiri atau mensuport program juga agenda sekolah .
“Program mandiri dapat langsung pada siswa siswi di unit SMA , dan kegiatan pada hari ini merupakan kegiatan untuk para orang tua murid sebagai pendamping utama bagi anak, dan program juga dapat ditujukan pada guru guru pengajar di SMA Al-Azhar dengan tema yang kami angkat disesuaikan dengan kebutuhan di usia anak- anak kami, tentu disesuaikan perkembamgan zaman,” terangnya.
Ia menambahkan seminar pada hari ini dalam rangka memfasilitasi para orang tua dalam pendampingan putra putrinya terkait seksualitas di usia remaja.
“Banyaknya para orang tua murid yang mengandalkan orang lain seperti misalnya tenaga pendidik di sekolah, padahal tenaga pendidik itu sendiri sifatnya hanya membantu sedangkan tanggung jawab sepenuhnya ada di tangan para orang tua, terutama bahaya yang mengancam dalam kehidupan remaja seperti LGBT, sex bebas, pelecehan seksual dan banyak lagi,” pungkasnya. (hen/mt01).