Camat Balaraja : Penggunaan Dana Desa Harus Diawasi

oleh

BALARAJA, MT- Dikucurkannya dana desa (DD) merupakan kesempatan  Kepala Desa untuk membangun wilayahnya. Maka, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pembangunan.

Camat Balaraja, Kabupaten Tangerang, Toni Rustoni mengungkapkan, pihaknya akan memperketat realisasi dana desa.

“Tim monitoring kecamatan dan kabupaten melalui BPMPD akan turun ke semua titik yang diusulkan Kades. Sesuai yang tertuang dalam dokumen Rencana kerja pembangunan desa (RKPdes),” kata Camat.

Menurut Camat,  dirinya sudah menyiapkan beberapa langkah untuk menghindari adanya penyelewengan dana Desa yang dilakukan oleh Kades. Antaralain; melakukan pengawasan berkala, baik dari sisi laporan maupun realisasi.

“Kami tidak akan main-main dengan anggaran yang begitu besar ini, baik fisik maupun non fisik akan kami awasi,” ujarnya.

Pola pikir Kades, lanjut Toni, harus berubah. Pembinaan-pembinaan aparatur pemerintah sudah dilakukan oleh pemerintah kecamatan maupun kabupaten.

“Pemerintahan Desa pola pikirnya harus menjadi SKPD, administrasi jangan sampai amburadul, kalau adaministrasi saja sudah amburadul bagaimana dengan realisasinya,” tambah Toni.

Diketahui, pada tahap kedua, ada sejumlah desa yang sudah mencairkan dana desa. Diharapkan dapat membangun desa sesuai yang ditentukan.

“Kami berharap desa yang sudah mencairkan dana desa, bisa secepatanya merealisasikan anggaran tersebut secara baik dan benar. Kualitas pembangunan harus diutamakan,” pungkasnya.

Sedianya, dana desa yang dialokasikan untuk desa se-Kabupaten Tangerang, pada tahun ini jumlahnya mencapai Rp 267 miliar. Dana tersebut akan di cairkan dalam dua tahap, yakni tahap pertama 60 persen yang sudah dicairkan ke beberapa desa dan sisanya 40 persen yang akan dicairkan pada akhir tahun ini.

Besarnya dana desa yang bersumber dari APBN dan APBD yang menjadi sorotan itu, harus diawasi secara ketat realisasi anggarannya. Apakah alokasi anggran sesuai dengan peruntukan atau tidak.

Terpisah, Kabid Pemberdayaan Desa, Tipna Purnama mengatakan, sejauh ini lembaga BPMPPD sudah melakukan koordinasi dengan tim monitoring kecamatan. Sehingga dana desa bisa direalisasikan tepat sasaran.

“Kami sudah koordinasi dengan tim monitoring kecamatan rencananya kami akan turun mengecek langsung kegiatan fisik dan non fisik,” tandasnya. (mt03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *