Cegah Banjir Terulang di Tangsel, Sekda Muhamad Prioritaskan Revitalisasi Anak Sungai

oleh

Monitor, Tangsel- Kota Tangerang Selatan (Tangsel) termasuk wilayah terdampak cukup parah dari bencana banjir yang melanda pada awal pergantian tahun 2020. Tercatat ada 4 jiwa melayang dan 2500 orang mengungsi akibat banjir yang terjadi di 119 lokasi.

Kini, kondisi banjir mulai surut. Beberapa warga telah berbenah menata kembali rumahnya yang porak-poranda. Ada yang memilih bertahan mengungsi di Posko evakuasi, namun sebagian besar beranjak pulang ke rumah.

Hingga kini, Pemerintah Kota Tangsel terus menginventarisir data resmi akibat dampak banjir. Semua dinas dan instansi terkait, hingga perangkat lingkungan dilibatkan guna mengetahui detail kerusakan, korban luka, maupun kerugian materil akibat banjir tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel Muhamad, menerangkan, banjir yang terjadi lebih disebabkan kurang berfungsinya drainase kali ataupun anak sungai yang melintas di pemukiman warga.

“Debit hujan tinggi itu di luar perkiraan kita. Faktor lainnya, karena banyak drainase serta anak sungai yang perlu direvitalisasi. Kita perlu kerjasama untuk normalisasi aliran sungai, itu agar mengantisipasi adanya banjir kiriman dari Bogor,” ucap Muhamad saat meninjau sejumlah anak sungai di bilangan Ciputat, Minggu (5/1/2020).

Meski demikian, upaya itu masih dalam perencanaan karena membutuhkan penganggaran dalam APBD 2021. Sedangkan langkah jangka pendeknya, masyarakat bersama seluruh pihak terkait harus membersihkan sampah dari gorong-gorong dan saluran air.

“Saat ini, semua pihak harus bersama-sama membersihkan saluran gorong-gorong dari sampah yang menyumbat,” ucapnya.

Salah satu panti asuhan di wilayah Aria Putra, Ciputat, turut menjadi lokasi terdampak banjir. Ketinggian air disana mencapai sekira 1 meter lebih, banyak ruangan terendam air. Banjir sendiri berasal dari luapan anak sungai yang berada persis di belakang panti.

“Panti itu terendam banjir akibat luapan anak sungai di belakangnya. Artinya memang harus segera direvitalisasi anak-anak sungai di Tangsel,” tukasnya.(bli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *