Cuaca di Tangerang Tidak Menentu, Ternyata Ini Penyebabnya?

oleh -

Monitor, Kabupaten,- Cuaca di wilayah Tangerang masih tidak menentu. Kondisi tersebut diakibatkan adanya peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

“Perlu diketahui bahwa pada masa peralihan memang cukup identik dengan cuaca yang sulit diprediksi karena adanya perubahan karakteristik dari musim hujan ke musim kemarau,” jelas Kepala Bidang Data Balai Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) wilayah II, Sutiyono kepada monitortangerang.com, Minggu (6/6/21).

Sutiyono menjelaskan, bahwa perubahan karakteristik ini merupakan proses adaptasi kondisi atmosfer.

“Sebagian besar wilayah Tangerang sudah mulai memasuki musim kemarau, sehingga prospek cuaca kedepan yaitu intensitas dan frekuensi curah hujan akan semakin berkurang di wilayah Tangerang,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak panik jika terjadi hujan dan angin kencang.

“Ya mesti waspada saja, jangan terlalu panik jauhi pohon-pohon besar dan tiang listrik bila berada diluar rumah,” ujarnya.

Untuk diketahui, Prakiraan Cuaca untuk wilayah Provinsi Banten dan sekitarnya pada hari ini, Minggu 06 Juni 2021, sebagai berikut ;

– Pagi hari: Cerah Berawan –Berawan;
– Siang hari: Cerah Berawan – Hujan Sedang di Maja, Lebakgedong, Cibeber; Hujan Ringan di Serang, Ciruas, Padarincang, Panimbang, Labuhan, Carita, Pandeglang, Malingping, Gunung Kencana, Rangkasbitung, Muncang, Bayah, Balaraja, Tigaraksa, Tangerang, Serpong, Ciputat.

-Malam hari: Berawan; Hujan Ringan di Anyer, Muncang, Lebakgedong, Cibeber, Serpong, Ciputat;
-Dini hari : Berawan.

Sementara suhu udara di wilayah Banten dan sekitar tercatat 23 – 32°C dengan Kelembaban udara 60 – 95 %. Angin bertiup dari arah Utara hingga Barat Daya dengan kecepatan 05 – 30 km/jam.

BMKG Banten juga merilis Peringatan Dini dan Waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di wilayah Kabupaten Lebak bagian Timur, dan waspada potensi tinggi gelombang 1.25 – 2.5 m (sedang) di Perairan Selatan Banten, Selat Sunda bagian Selatan, dan Samudra Hindia Selatan Banten. (mt02)

Tinggalkan Balasan