Ditahan Dengan Tuduhan Penggelapan, Ibu Ini Sedih Tinggalkan Tiga Anaknya Usia Belia

oleh -

Monitor, Tangsel – Din alias Diana tak bisa menahan Isak tangisnya ketika mendatangi Mapolres Tangerang Selatan (Tangsel). Rasa haru bercampur iba menyelimuti hati ibu tiga anak ini, sebab dia harus meninggalkan anaknya sendiri.

Diana diperiksa penyidik Polres Tangsel sejak, Jumat (3/4/2020) ba’da zuhur.  Ibu cantik itu pun terpaksa mengajak kedua anaknya dalam pemeriksaan sebagai tersangka, sebelum ditetapkan menjadi tahanan pada Sabtu (4/3/2020).

Dengan ditemani dua orang pengacaranya, kehadiran Diana di Polres Tangsel bersama kedua buah hatinya itu, baru bisa menikmati makan sehabis maghrib melalui pesan antar makanan lewat Ojol di depan penyidik.

Melihat kondisinya seperti itu, pengacara Diana meminta keringanan agar kliennya diperbolehkan pulang terlebih anaknya yang terlihat sangat  rewel minta pulang karena kejenuhan berada di Mapolres Tangsel. Namun hingga ba’da Isya Diana masih tetap di Polres.

Sayangnya, upaya meminta keringanan tersebut mentah lantaran pihak penyidik atas perintah dari Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharam Wibisono bersikeras, bahwa Diana harus ditahan.

Kuasa hukum Diana, Sulaiman Sembiring mengatakan, kehadiran kliennya di Polres Tangsel mengenakan masker dengan hanya memakai kaus kuning oblong.

Kata Sembiring, Diana akhirnya ditahan polisi. Suaminya atas nama Irhamni Rahman Hilmi, kata dia, sudah lebih dulu ditahan dengan tuduhan penggelapan.

“Ibu Diana sebagai seorang ibu sangat sedih, sejak Jumat subuh, Bu Diana sudah kepikiran ini. Anaknya pun sampai trauma dan selalu bilang polisi jahat,” terang Sulaiman Sembiring.

Menurut Sulaiman Sembiring, saat ini kondisi kesehatan Diana dan suaminya sedang mengalami flu berat, batuk-batuk dan harus dites Corona untuk memastikan bahwa kliennya positif Corona atau tidak.

“Kami sudah menyampaikan semua alasan, termasuk isu Corona dan anak-anak yang masih kecil. Tidak mungkin melarikan diri dan seterusnya agar tidak ditahan. Termasuk kami advokat menjamin,” ungkap Sulaiman.

Namun, kata dia, jaminan terhadap Diana tak disetujui. Perintah Kasat, Diana harus tetap ditahan apapun kondisinya. Kedua anak Diana pun tidak mau lepas dari ibunya. Apalagi, salah seorang diantaranya juga saat ini sedang mengalami flu yang cukup berat.

“Kata Kanit, perintah Kasat tetap ditahan, dan anak-anak bersama ibunya. Ini kami baru keluar dan akan laporkan ke berbagai pihak yang memiliki kewenangan,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharam Wibisono hingga berita ini dipublikasi belum dapat dikonfirmasi. Meskipun nomor whatsAppnya sedang online, pesan yang disampaikan wartawan dibaca namun enggan memberikan komentar.(mt01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *