Dukung Muhammad di Pilkada Tangsel, Ribuan Pesilat PSHT Siap Gerakkan Jaringan

oleh

Monitor, Tangsel – Para pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) menyatakan dukungannya kepada Bakal Calon Wali Kota (Bacawalkot), Muhammad, untuk memimpin di Kota Tangsel.

Dukungan itu disampaikan saat pengurus ranting Kecamatan Pondok aren mengadakan malam tasyakuran warga baru, Sabtu 1 Februari 2020. Nampak hadir di lokasi, Muhammad, Ketua PSHT Kota Tangsel, Khoirudin, Dewan Penasihat PSHT Pak Harno, dan Rustamaji dari Fortal.

Di sela acara itu, Khoirudin terang-terangan menyampaikan kehendak pengurus PSHT yang akan berjuang menggerakkan jaringan guna memenangkan Muhammad di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangsel. Disebutkan, figur Muhammad jadi satu-satunya yang paling mewakili putra daerah.

“PSHT ingin putra daerah cukup diwakili satu calon saja yang sudah paham dan pengalaman di pemerintahan, dan juga bisa merangkul semua kebhinekaan yang ada di Tangsel. PSHT akan maksimal ada di belakangnya,” tegas Khoirudin, Minggu (2/2/2020).

Menguatkan dukungan tersebut, Dewan Penasehat yang akrab disapa Pak Harno pun ikut memberikan alasan, mengapa mereka satu suara dalam dukungan itu. Dikatakan, kepiawaian Muhammad sebagai seorang birokrat serta kemampuannya menyerap aspirasi di bawah jadi pertimbangan utama.

“PSHT Kota Tangsel memberikan dukungan penuh dan ini kami sampaikan langsung ke bapak (Muhammad), di sela-sela perbincangan tadi.” ucap Pak Harno.

Menanggapi dukungan itu, Muhammad, mengucapkan terimakasih atas kepercayaan berbagai organisasi lintas sektoral, komunitas, aktivis, serta masyarakat lain yang menginginkannya memimpin di Kota Tangsel.

“Saya siap maju dengan penuh keyakinan dan semangat, Karena momentum yang tepat ya tahun ini. Seandainya maju di tahun 2024, tentu sudah ada incumbent, jadi peluangnya agak berat,” tutur Muhammad di lokasi.

Dukungan dari PSHT akan menjadi salah satu modal besar guna memenangkan kontestasi menuju Tangsel 1. Sebagaimana diketahui, perguruan silat PSHT telah berdiri cukup lama di Tangerang, yakni sejak tahun 1983.

Ketika itu, wilayah Tangerang belum memekarkan diri menjadi 3 wilayah seerti saat ini. Sedangkan untuk Kota Tangsel, PSHT baru didirikan pada Oktober 2019 lalu, dengan jumlah anggota sekira 3 ribu orang yang tersebar di berbagai Kelurahan dan Kecamatan.(bli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *