Dukung PPKM, Komunitas Moge Bagikan Makanan di Bintaro

oleh -

Monitor, Tangsel – Puluhan pengendara motor gede (Moge) tiba-tiba berkumpul di kawasan Masjid Raya Bintaro Jaya, Sektor 9, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel). Kehadiran para penunggang besi dengan deru mesin ber CC besar itu spontan mengejutkan warga sekitar.

Sebagian warga sempat menyimak serius kedatangan mereka. Maklum saja, belakangan ini pengendara Moge selalu dikaitkan dengan arogansi dan kekerasan di jalan. Namun ternyata kali ini berbeda, satu persatu anggota komunitas itu memarkir kendaraannya dengan tertib.

Sebagian mereka langsung menghampiri beberapa uunit mobil berisi paket makanan. Lantas selanjutnya, para pengendara Moge dari Bintaro Brothers (B’Brothers) itu berpencar seraya membagikan paket ke beberapa tunawisma, pengguna jalan, hingga jamaah Masjid Jami Bintaro Jaya.

“Ini kegiatan rutin kita di Jum’at barokah dalam rangka ulang tahun kita kelima. Jadi yang kita bagikan paket nasi dan lauk-pauk. Targetnya adalah para tunawisma, kaum dhuafa, pengguna jalan, ada juga dari jamaah masjid,” kata Ketua B’Brothers, Abraham Busro, Jumat (12/02/21).

Dijelaskan Abraham, komunitasnya tak ingin menciptakan jarak dengan masyarakat dengan terus melakukan kegiatan bakti sosial. Dengan begitu, pandangan negatif terhadap pengendara Moge selama ini akan terkikis dengan sendirinya.

“Kita secara tidak langsung ingin juga berpesan kepada masyarakat, bahwa beberapa kejadian yang ramai diperbincangkan akhir-akhir ini tentang komunitas moge itu lebih disebabkan pada perbuatan oknum,” sambungnya.

Sumber logistik yang mereka belanjakan untuk kebutuhan aksi sosial itu berasal dari kocek masing-masing anggota. Karena tengah berlaku kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), maka aksi sosial dilakukan terbatas di wilayah Tangerang Selatan.

“Kita sangat mendukung kebijakan PPKM, jadi aksi sosial ini kita lakukan di wilayah kita saja. Kalau mau jujur ya pasti kita semua maunya touring keluar, tapi karena masa pandemi dengan PPKM saat ini, akhirnya kita sepakati menggantinya dengan kegiatan sosial” ungkapnya.

Aksi sosial itu mendapat tanggapan positif masyarakat, salah satunya dari Babay (36). Menurut dia, apa yang dilakukan komunitas B’Brothers harus bisa dicontoh komunitas moge lainnya yang terkesan arogan di jalanan.

“Ini patut dicontoh, masyarakat juga bangga kalau begini kan,” ucapnya.(bli)

Tinggalkan Balasan