Gempa Bumi Kembali Guncang Selat Sunda

oleh -

Monitor, Banten, – Pantai Selatan Pesisir Barat, Lampung atau Selat Sunda, kembali diguncang gempa tektonik, pada Rabu (30/3/22) pukul 14.44.37 WIB .

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1.

“Episenter gempabumi terletak pada koordinat 6,21° LS ; 104,35° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 46 Km arah Selatan Bangkunat, Pesisir Barat, Lampung pada kedalaman 50 km,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno dalam keterangan resmi yang diterima monitortangerang.com, Rabu (30/3/22).

Bambang menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( _thrust fault_ ),” paparnya.

Gempabumi ini, kata Bambang, dirasakan di Kota Pesisir Barat dengan skala intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).

Liwa dengan skala intensitas II-III MMI ( *Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu* ) dan Tanggamus dengan skala intensitas II MMI ( *Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang* ).

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami, ” jelasnya.

Bambang menambahkan, hingga pukul 15.10 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (_aftershock_ ).

Ia mengimbau, agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg,”pungkasnya. (mt02)

Tinggalkan Balasan