Gubernur WH: Tak Sepantasnya Nabi Dibandingkan dengan Manusia Biasa

oleh
Gubernur Banten, H. Wahidin Halim

Monitor, Tangsel – Gubernur Banten, H. Wahidin Halim menghadiri acara tabligh akbar Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Qur’aniyyah, Pondok Aren kota Tangsel, yang mendatangkan dai kondang Ustaz Abdul Somad atau UAS, pada Jumat malam (22/11/2019).

Saat memberikan sambutan, Gubernur WH sempat menyinggung soal Nabi yang dibandingkan dengan manusia. Menurut Gubernur WH, tidak selayaknya Nabi Muhammad SAW dibandingkan dengan manusia biasa.

Belakangan ini memang sedang ramai diperbincangkan soal pernyataan yang disampaikan Sukmawati Soekarno Putri. Dalam sebuah forum, putri proklamator itu melontarkan pertanyaan kepada para peserta yang isinya seperti ingin membandingkan jasa Nabi Muhammad SAW dengan Soekarno. Pernyataan itu yang kemudian menjadi kontroversi, sehingga membuat beberapa pihak melaporkan Sukmawati ke polisi atas dugaan penistaan agama.

Para jamaah tumplek hingga memenuhi jalan untuk mendengarkan ceramah UAS di Ponpes Al Qur’aniyyah, Tangsel.

Menurut Gubernur WH, Nabi Muhammad SAW adalah seorang manusia yang paripurna sehingga tidak pada tempatnya jika disandingkan dengan manusia biasa.

“Nabi Muhammad nabi terbaik seorang manusia yang paripurna sehingga tidak pada tempatnya nabi disandingkan atau dibandingkan dengan manusia biasa,” tegas Gubernur WH.

“Kita cinta dengan Rosulullah, jadi salah orang yang tidak pernah ngaji tidak pernah baca AlQuran…,”.

Ucapan Gubernur itu terputus karena para jemaah heboh dengan kehadiran UAS yang naik ke atas panggung. “Kalau udah ada Ustaz Abdul Somad, Gubernur udah nggak diliat, saya tau itu, tapi badannya gede masih kelihatan kan,” kata Gubernur sambil tersenyum.

Pada kesempatan itu, Gubernur WH juga memaparkan sejumlah capaian dan program dalam membangun Provinsi Banten.

“Coba sekali-sekali datang ke Provonsi Banten, udah gak kotor, gak jorok, jalannya sudah bagus. Alhamdulillah itu hasil karya Gubernur Banten,” kata Gubernur.

Selain itu, Gubernur juga mengungkapkan, Pemprov Banten tengah membangun asrama haji di Paku Haji, Kabupaten Tangerang dengan anggaran sekitar Rp 100 miliar. Nantinya, para calon jemaah haji  asal Banten yang mau menunaikan ibadah haji atau umrah tidak perlu jauh-jauh ke asrama Pondok Gede, Jakarta.

“Sedang mulai bangun asrama haji, jadi yang mau haji dan umrah tidak perlu ke Pondok Gede. Saya siapkan di Paku Haji jaraknya hanya 1 kilo dari Bandara Soekarno-Hatta,” ujarnya.

Ia pun meminta doa kepada para jemaah agar bisa menjalankan amanah sebagai Gubernur Banten dengan baik. “Doaian agar saya bisa menjadi pemimpin yang bisa mensejahterakan warganya, bisa menjadi pemimpin yang amanah, yang jujur, dan pemimpin yang bisa memperjuangkan agama Islam,” pungkasnya. (mt02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *