Hasil Kroscek ke Lokasi, DPRD: Terminal BSD Ditelantarkan dan Tak Berfungsi

oleh -
Jalan masuk ke Terminal BSD sudah rusak parah. (Foto: Dok. Monitortangerang.com)

Monitor, Tangsel – Janji Anggota DPRD Tangsel, Zulham Firdaus yang akan meninjau lokasi Terminal BSD yang terlihat kurang terawat sudah dilakukan. Politisi Partai Demokrat itu datang langsung dan menyaksikan dari dekat kondisi Terminal BSD, pada Jumat sore (31/12/2021). Dari hasil krorceknya itu, Zulham menilai Terminal BSD ditelantarkan dan tak berfungsi sebagaimana mestinya.

Sebelumnya, kepada Monitortangerang.com, Zulham berjanji akan mengecek langsung ke lokasi Terminal BSD untuk melihat kondisi yang sebenarnya. Hal itu disampaikan Zulham saat merespon soal kondisi Terminal BSD yang terkesan tak terawat, terlihat kumuh bahkan akses jalan masuk yang terkesan dibiarkan rusak parah.

“Akan segera ada perbaikan dan pembenahan,” tandas Zulham saat dihubungi Monitortangerang.com melalui pesan WhatsApp, Sabtu (1/1/2022).

Saat ditanya temuan apa saja yang didapatkan dari hasil peninjauannya ke terminal tersebut, Zulham mengirimkan sebuah link berita. Ia memberi ijin kepada Monitortangerang.com untuk mengutip statmentnya dari link berita tersebut.

Baca JugaSoal Terminal BSD, Ini Respon DPRD Tangsel

Anggota Komisi 4 DPRD Kota Tangsel itu tak habis fikir kondisi Terminal BSD yang dibangun dengan dana APBD Tangsel milyaran rupiah itu ditelantarkan dan tak berfungsi sebagaimana mestinya.

“Kita semua disini sama-sama melihat sendiri bagaimana keadaan dan kondisi terminal penghubung bus Transjakarta, ditelantarkan dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya terminal bus ini dulu dibangun. Ini akan menjadi catatan saya selalu wakil rakyat dan anggota DPRD Kota Tangsel. Akan saya pertanyakan nanti ke berbagai stakeholder dan OPD seperti Dishub, DLH dan juga ke dinas Tata Gedung dan Bangunan Pemkot Kota Tangsel,” ujar Julham.

Zulham juga menyoroti kondisi jalan masuk ke terminal yang sudah rusak parah. Ia pun melempar kritiknya karena jalan masuk terminal tersebut dibangun menggunakan conblok.  Seharusnya, kata Zulham, terminal penghubung bus Transjakarta yang menampung bus-bus besar seperti Transjakarta ini, pembangunan badan jalan dalam terminalnya harus menggunakan sistem pengecoran betonisasi yang kuat bukan menggunakan batu conblok

“Coba itu anda lihat, amblas semua dan pada rusak badan jalannya terminal ini karena tidak kuat menahan tonase bus yang sangat besar dan berat seperti ini,” tandasnya.

Baca JugaTerminal BSD Tak Terawat, Terlihat Kumuh dan Lengang

Ia pun menyindir jika kondisi terminal tersebut mirip tempat wisata karena tidak disediakan tempat duduk untuk para penumpang sehingga warga yang datang harus lesehan.

“Lalu itu tempat penumpang menunggu bus kenapa itu tidak ada tempat duduknya sama sekali, kasihan dong warga masyarakat disuruh lesehan begitu saat menunggu bus, memangnya ini terminal bus apa lokasi wisata Malioboro seh kok calon penumpangnya disuruh lesehan begitu,” katanya.

Sementara itu, kepada ZUlham, seorang Staf Pengelola Terminal BSD yang juga pegawai di Dishub Kota Tangsel bernama  Ari mengaku jika pihaknya sudah beberapa kali mengirimkan surat kepada pihak dinas terkait soal kerusakan di terminal tersebut namun belum ditanggapi.

“Kami sudah beberapa kali mengirimkan surat kepada dinas terkait untuk dilakukannya perawatan dan pemeliharaan gedung dan fasilitas yang ada disini, tapi sampai sekarang belum mendapat respon Pak Dewan,” kata Ari dihadapan anggota DPRD Zulham.

Hingga berita ini diturunkan,Monitortangerang.com belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari pejabat terkait di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangsel terkait persoalaan tersebut. Pesan WhatsApp yang pernah dikirim kepada Kabid Angkutan, Saiful pada 30/12/2021 hingga kini belum dijawab. (mt01/03)

Tinggalkan Balasan