Jelang Pilkada Tangsel 2020, KPU Komitmen Tingkatkan Partisipasi Pemilih

oleh
Diskusi publik dengan tema "Evaluasi Pemilu 2019 Untuk Menuju Pilkada Tangsel 2020” menghadirkan pembicara Pengamat politik nasional dan sejumlah Pimpinan Parpol di Tangsel.

Monitor, Tangsel – Menjelang perhelatan Pilkada Tangsel 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berkomitmen untuk terus meningkatkan partisipasi pemilih di Kota Tangsel.

“Sebagai penyelenggara, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan partisipasi pemilih di Kota Tangsel,” ujar Ketua KPU Tangsel, Bambang Dwitoro di acara diskusi publik yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangsel bersama Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Tangsel, di Resto Kampung Anggrek, Kota Tangsel, Rabu (26/6/2019).

Bambang mengklaim, kecenderungan partisipasi pemilih dari pemilu ke pemilu mengalami peningkatan. Bahkan pada Pemilu 2019 kemarin, diakuinya mengalami peningkatan yang luar biasa sekitar diangka 80%.

“Di pemilu sebelumnya pada Pilpres 2014 partisipasi pemilu diangka 69% kemudian pileg 2014 67%, untuk pilkada-nya menurun 57%. Sedangkan untuk pilgub 2017 partisipasi pemilih mencapai 62 %,” kata Bambang.

Bambang menyebut lonjakan partisipasi pemilih terjadi di Pemilu 2019 kemarin. “Di pemilu 2019 partisipasi pemilih sekitar diangka 80%. Ini merupakan partisipasi yang luar biasa. Ini juga menjadi tantangan sebagai penyelenggara KPU dan Bawaslu akan berkomitmen untuk terus meningkatkan partisipasi di Tangsel,” ujarnya.

Menurut Bambang, meningkatnya partisipasi pemilih, salah satunya adalah karena peran KPU dan Bawaslu melakukan pembersihan data pemilu. Selain juga karena peran sarta semua pihak. Ibaratnya, data pemilih sebelumnya ada yang ganda dan sebagaimana, namun kali ini lebih baik. Karena KPU sudah membuat Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) sejak pemilu 2014, sehingga dengan sistem tersebut semakin lama data pemilih semakin diperbaiki.

“Meningkatnya partisipasi pemilih secara umum salah satunya karena sudah bersihnya data pemilih, walaupun kedepan karena data pemilih bagaimana mendata sesuatu yang hidup pasti ada yang meninggal dan mesti ada yang dicoret, kita terus diminta oleh KPU RI melakukan rekapitulasi data pemilih secara berkelanjutan,” ujar Bambang.

Acara diskusi publik yang mengusung tema “Evaluasi Pemilu 2019 Untuk Menuju Pilkada Tangsel 2020” itu menghadirkan sejumlah pembicara seperti Ketua KPU Kota Tangsel Bambang Dwitoro, Ketua Bawaslu Kota Tangsel Muhamad Acep, pengamat politik nasional Ray Rangkuti, serta beberapa pimpinan partai politik seperti Ketua DPC PDIP Heri Gagarin, Sekretaris DPD Golkar Abdul Rasyid, Sekretaris DPC Gerindra Yudi Budi Wibowo, Ketua DPC PKB Kota Tangsel Tarmizi, dan Ketua DPD PSI Andreas. (mt01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *