Kabel Listrik Terbakar di Ciputat Akibatkan Kepanikan Sejumlah Pengendara

oleh

Monitor, Tangsel – Kabel-kabel listrik yang terletak di depan pertokoan PEC Serua Indah, Jalan Bukit Indah, Serua Indah, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), memercikkan kobaran api. Api terus membesar hingga membakar kabel-kabel yang menjuntai di udara.

Peristiwa itu berlangung pada Selasa (6/8/2019) malam, sekira pukul 21.25 WIB. Jalur kabel di posisi terdekat dari tiang listrik di lokasi itu tiba-tiba mengeluarkan api. Sontak hal itu membuat panik warga sekitar maupun pengendara yang melintas.

Kepanikan disebabkan, percikan api yang meletup dan terlontar hingga beberapa meter. Mereka yang berada di bawahnya, lantas memilih melarikan diri sambil menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran setempat.

“Tim meluncur dengan kekuatan seunit mobil damkar, lalu memulai penyekatan api agar tak meluas menjalar ke kabel lainnya,” terang Kholid, petugas pemadam.

Beberapa Alat Pemadam Kebakaran (Apkar) turut digunakan guna mendinginkan arus kabel yang terbakar. Ruas jalan yang melintasi jalan itu pun ditutup sementara oleh petugas, hingga kondisi telah aman dilalui.

“Api dengan cepat kita padamkan dengan Apkar. Info dari masyarakat menyampaikan, jika beberapa pemilik usaha disini memiliki Apkar yang sudah expired atau bisa juga takut untuk memadamkan sendiri, sehingga menunggu petugas datang baru bertindak,” jelasnya.

Belakangan diketahui, bahwa kabel yang terbakar itu ternyata kabel milik PLN dan kabel milik PT Telkom. Diduga percikan api berasal dari gesekan panas yang berasal dari kedua jenis kabel tersebut.

Usai pemadaman, 3 petugas dari PLN Ciputat langsung melakukan pengecekan di lokasi. Mereka berupaya memperbaiki jaringan kabel yang terdampak akibat kebakaran itu.

“Diduga hubungan arus pendek antar kabel telkom dengan kabel listrik. “Kayaknya beradu, karena antara kabel telkom kan ada besi baja, jadi panas, dan timbul percikan,” kata Fery, salah satu dari petugas PLN.

Disebutkan, beberapa sambungan listrik ke rumah warga terpaksa dipadamkan sementara hingga proses perbaikan selesai. Terlihat di lokasi, sejumlah pemukiman maupun pertokoan dalam keadaan gelap gulita akibat listril yang dipadamkan.

“Sementara aja, nanti aliran liatriknya disambung kembali,” ujar Ferry. (bli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *