Kelompok CSR Binaan PT IKPP Tangerang Diajari Pengelolaan Sampah dan Lingkungan

oleh -
Kelompok CSR Binaan PT IKPP Tangerang saat mendatangi lokasi Pengelolaan Sampah

Monitor, Karawang,- Binaan CSR PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Tangerang belajar pengelolaan sampah dan proklim yang dikelola Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Sahabat Lingkungan di Perumnas Teluk Jambe Karawang, Jawa Barat.

Mereka berkunjung di dua lokasi berbeda untuk mempelajari pengelolaan sampah di TPS3R Baraya Runtah dan lokasi program Kampung Iklim (Proklim).

Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Sahabat Lingkungan Hendro Wibowo mengatakan, pengelolaan lingkungan di wilayah tersebut dilakukan sejak 2010 lalu. Hingga saat ini telah mendapatkan sertifikat Proklim kategori utama dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Keberadaan Proklim ini tentunya atas dukungan masyarakat sekitar, pemerintah daerah serta perusahaan,” kata Hendro dalam keterangan pers yang ditermia monitortangerang.com, Kamis (30/9/21).

Menurutnya, support perusahaan sangat membantu dalam mewujudkan Proklim dan pengelolaan lingkungan sekitar. Salah satu perusahaan yang mendukung kegiatan lingkungan di lokasi tersebut Pindo Deli Pulp and Paper Mills Karawang.

Perusahaan dibawah Asia Pulp and Paper ini sejak 2016 telah mensupport pendampingan, pembinaan maupun sarana dan prasarana hingga mendapatkan sertifikat Proklim kategori utama di 2019 lalu.

“Perusahaan pun harus terlibat dalam mengelola lingkungan. Terutama dilingkungan pemukiman warga agar pencemaran bisa diminimalisir,” ujarnya.

Suistanbility Head PT IKPP Tangerang Kholisul Fatikhin saat kegiatan kunjungan kelompok binaan CSR PT IKPP Tangerang

Sementara, Suistanbility Head PT IKPP Tangerang Kholisul Fatikhin menuturkan, kegiatan kunjungan kelompok binaan CSR ini untuk memotivasi warga di sekitar perusahaan untuk bisa mengelola sampah.

“Dari sampah sebenarnya bisa menghasilkan uang. Nah, disini kita mengajarkan cara pengelolaannya,” ucapnya.

“Bagaimana caranya sampah menghasilkan uang. Di TPS3R Baraya Runtah dalam sebulan perputaran uangnya Rp 70-80 juta,” terang Kholis.

Untuk itu, Kholis berharap dengan kunjungan ke KSM Sahabat Lingkungan ini peserta dapat menyerap ilmu dalam pengelolaan lingkungan.

“Saya harapkan pengelolaan lingkungan maupun sampah bisa diterapkan di masyarakat di sekitar pabrik,” ujarnya.

Ditambahkan, CSR PT APP Sinarmas Handoko, perusahaan memfokuskan untuk pemberdayaan masyarakat sebagai tanggung jawab dan komitmen perusahaan.

“Ada sejumlah wilayah yang kita beri pendampingan di Bu bidang pemberdayaan masyarakat maupun lingkungan. Salah satunya KSM Sahabat Lingkungan menjadi mitra perusahaan,” tandasnya. (rls/mt02)

Tinggalkan Balasan