Kepala DBMSDA Akui Banyak Bangunan Liar di Bantaran Sungai

oleh -
Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi

Monitor, Kab. Tangerang, – Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi mengakui, masih banyak bangunan liar yang dibangun secara permanen dan semi permanen yang berdiri diatas bantaran sungai.

Sehingga, kata Slamet Budhi, bantaran sungai atau tanggul tidak berfungsi dan terjadi penyempitan ruas sungai yang berakibat tidak dapat menampung debit air dan meluap.

“Kan sekarang ini lebar sungai bervariasi ada yang luasnya hanya 7 meter, 12 meter, 15 meter dan 30 meter, jadi garis sepadan sungai ini harus diamankan, ” kata Slamet Budhi kepada monitortangerang.com, Senin (24/1/22).

Ditanya soal penertiban bagunan liar di bantaran di sungai, Slamet Budhi menegaskan, pihaknya telah berkordinasi dengan pihak terkait termasuk Balai Besar Cisadane dan Ciliwung (BBCC) yang memiliki kewenangan terhadap sungai Cisadane.

“Soal penertiban, kami sudah kordinasi dengan pihak yang punya kewenangan mengelola sungai, misalnya sungai Cisadane kita sudah kordinasi dengan BBCC,” ujarnya.

Untuk mencegah banjir, Ia juga mengimbau masyarkat disekitar aliran sungai agar tidak membuang sampah ke sungai dan tidak menguruk sungai untuk mendirikan bangunan sehingga terjadi penyempitan.

“Mereka harus menjaga lingkungan sekitar, jangan membuang sampah ke sungai, dan di kita ini kan banyak yang nguruk-nguruk kemudian didirikan bangunan, sehingga terjadi penyempitan,” paparnya. (mt02)

Tinggalkan Balasan