Kerjasama Dikbud Tangsel dengan FKIP UT Guna Penguatan Literasi Digital Guru

oleh -

Monitor, Tangsel – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjalin kerjasama dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Terbuka (UT).

Kegiatan itu ditujukan untuk penguatan literasi digital para guru di Kota Tangsel. Meski berlangsung secara daring sejak 26 Juli 2021 kemarin, namun peserta yang berjumlah sekira 348 guru itu tetap terlihat antusias mengikuti sesi acara.

Dalam sambutan acara pembukaan, Kepala Disdikbud Kota Tangsel, Drs. Taryono, M.Si, mengatakan bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era Industri 4.0 telah memiliki pengaruh besar terhadap proses pengajaran dan pembelajaran.

“Situasi saat ini sedang pandemi covid 19, maka pembelajaran dalam jaringan atau daring sangat dibutuhkan,” terangnya melalui aplikasi zoom meeting.

Dilanjutkan Taryono, penyampaian materi melalui daring dapat bersifat interaktif, sehingga peserta belajar mampu berinteraksi dengan komputer sebagai media belajarnya. Sedangkan penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas.

“Proses pembelajaran yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas hasil belajar peserta didik,” jelasnya.

Kegiatan ini sendiri dibuka oleh Dekan FKIP Universitas Terbuka (UT) Pondok Cabe, Dr. Ucu Rahayu, M.Sc. Dalam arahannya dia menyampaikan, bahwa kegiatan yang bertema ”Peningkatan Literasi dan Kemampuan Digital Menuju Kota Tangerang Selatan Yang Cerdas dan Modern 2021-2023” akan dilaksanakan dari Juli sampai dengan September 2021.

“Dengan peserta guru-guru dari tingkat TK/PAUD, SD, SMP dan SMA se kota Tangerang Selatan,” ungkap lulusan Master of Science Biology University of Ottawa Kanada tahun 2001 ini.

Doktor Pendidikan IPA dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung tahun 2017 itu juga menegaskan bahwa, era digital mendorong dunia pendidikan untuk memanfaatkan berbagai teknologi dalam pembelajaran, sehingga guru dituntut untuk kreatif, inovatif dan memiliki berbagai keterampilan.

“Misalnya mengikuti perkembangan teknologi, menggunakan perangkat komputer atau smart phone, memanfaatkan berbagai sumber belajar yang valid di dunia maya, kreatif membuat media pembelajaran daring, dan menerapkan strategi pembelajaran yang inovatif,” ungkapnya.

Selanjutnya, penanggungjawab kegiatan, Dr. Siti Aisyah, M.Pd, menyampaikan bahwa peserta pelatihan pada kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat Nasional FKIP UT yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Tangsel tahun 2021 ini melibatkan dosen, tenaga pengajar dan Guru besar FKIP UT.

“Yang terlibat pada Abdimas tahun ini sekitar tujuh puluh orang dari Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), Teknologi Pendidikan (TP), Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBIN), Pendidikan Bahasa Inggris (PBIS), Pendidikan Matematika (PMAT), Pendidikan Biologi (PBIO), Pendidikan Kimia (PKIM), Pendidikan Fisika (PFIS), Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Pendidikan Ekonomi (PEKO), dan Magister Ilmu Pendidikan dan Keguruan (MIPK),” paparnya. (bli)

Tinggalkan Balasan