Lantik 222 Kades Terpilih Periode 2019-2025, Ini Pesan Bupati Ade Yasin

oleh

Monitor, Bogor- Sebanyak 222 Kepala Desa(Kades) se-Kabupaten Bogor hasil pemilihan serentak tanggal 3 November 2019 lalu, resmi dilantik dan diambil sumpah/janjinya oleh Bupati Bogor, Ade Munawaroh Yasin di Gedung Tegar Beriman, Rabu (18/12/2019).

Adapun 222 Kades terpilih periode 2019-2025 yang dilantik  itu merupakan hasil Pilkades serentak di 273 Desa pada 39 Kecamatan. Sementara, 51 Kades terpilih lainnya  belum dilantik  dikarenakan belum habis masa jabatannya, dan direncanakan bakal dilantik pada 16 Januari 2020 mendatang.

Kegiatan pelantikan Kades juga turut dihadiri jajaran aparat pada forum koordinasi pimpinan daerah (Fokopimda) Kabupaten Bogor dan seluruh camat serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Bogor, Ade yasin  mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya Pilkades serentak di Kabupaten Bogor pada 2019 lalu yang sukses tanpa ekses. Kepada para Kepala Desa yang dilantik, Bupati juga berharap dalam melaksanakan tugasnya nanti bisa bersinergi dengan pemerintah daerah, membangun kabupaten Bogor yang maju dan berkeadaban.

“Dengan besarnya anggaran yang nanti akan diterima oleh desa, baik dari pusat, provinsi dan kabupaten, saya berharap dana anggaran tersebut agar dikelola dengan baik demi membangun wilayah pada masing-masing desa, dengan penyusunan program terpadu yang mengarah kepada perubahan yang lebih baik,” ucap Ade Yasin.

Anggaran yang akan digunakan, sambung Ade diharapkan  tepat sasaran dan dapat di pertanggung jawabkan.  Maka itu, hendaknya  para kades segera menyusun Program jangka panjang RPJMD. Setelah disusun selanjutnya dapat diajukan ke pemda.

“Semoga ini menjadi langkah awal dalam rangka mengabdikan diri kepada masyarakat bangsa dan negara, agar tetap menjaga amanah yang diberikan,” ujar Ade.

Kepada para kades yang telah dilantik, Bupati, Ade Yasin juga mengucapkan selamat bekerja dan pesannya untuk menghindari euforia yang berlebihan pasca pelantikan. “Pesan saya setelah ini agar menghindari euforia yang berlebihan, tetap rangkul semua kubu yang tadinya bersebrangan demi menjaga kerukunan antar warga dan keamanan di wilayah masing-masing,”  pungkasnya. (zul/mt01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *