Lestarikan Budaya Leluhur, Ratusan Warga Ramaikan Festival Tumpeng Geger Beas 2018

oleh
Festival Tumpeng Geger Beas 2018 yang digelar di Bukit Geger Beas, Senin (05/11/2018)

Monitor, Jabar – Ratusan warga berbondong-bondong turut meramaikan acara sedekah bumi yang dikemas dalam acara Festival Tumpeng Geger Beas 2018 di bukit Geger Beas Kp Cikoneng, Desa Pamulihan, Kecamatan Subang, Kabupaten Kuningan – Jabar, Senin (05/11/2018).

Acara sedekah bumi yang digelar oleh Pemerintah Desa Pamulihan bekerjasama dengan pihak Karang Taruna Geger Beas Kp. Cikoneng ini, sebagai wujud syukur dan menjaga tradisi budaya leluhur sekaligus sebagai wadah masyarakat dalam mempererat tali silaturahmi. Selain festival tumpeng Geger Beas, acara sedekah bumi juga turut dimeriahkan dengan pentas seni budaya islam seperti Hadroh dan Sholawatan.

Peserta lomba Festival Tumpeng Geger Beas

Ratusan warga terlihat begitu antusias mengikuti acara yang dimulai sejak pagi hari. Pada bagian lomba tumpeng, para warga yang merupakan perwakilan dari setiap RT di Kp. Cikoneng mulai Rt 11 sampai Rt 16, memamerkan kreasi terbaiknya masing-masing. Para juri pun terlihat sibuk melakukan penilaian.

Dari hasil penilaian itu, juri langsung mengumumkan hasilnya. Dan juaranya diraih oleh Rt 12, sementara juara dua diraih Rt 16 dan juara tiga diraih Rt 15. “Alhamdulilah, Rt 16 dapet juara dua,” kata Eti, warga Rt 16, Kp Cikoneng, usai mengikuti acara tersebut, Senin (5/11/2018) siang.

Selain ratusan warga yang hadir, Festival Tumpeng Geger Beas juga dihadiri sejumlah pejabat. Diantaranya terlihat Camat Subang Kab. Kuningan, Kepala Desa Pamulihan, Pejabat dari Dinas Pariwisata dan Dinas Pertanian Kab. Kuningan, dan sejumlah tokoh ulama dan tokoh masyarakat di wilayah tersebut.

Untuk diketahui, Geger Beas merupakan salah satu bukit yang lokasinya persis di atas kampung Cikoneng. Wilayah perbukitan ini diyakini sebagai salah satu sumber mata air yang bisa memenuhi kebutuhan air warga di kampung tersebut. Karena itu, sejak lama wilayah Geger Beas sudah secara turun temurun dijaga keasriannya agar tetap hijau.

Bahkan sejak beberapa tahun belakangan ini, dengan dipelopori oleh para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Geger Beas Kp. Cikoneng secara rutin setiap tahun membuat acara ‘Ngamumule Geger Beas’ dengan membersihkan sumber mata air dan menanam pohon-pohon baru di sekitar perbukitan tersebut. Tujuannya, agar wilayah perbukitan Geger Beas tetap terjaga dan menjadi sumber mata air bagi warga.

Selain itu, Bukit Geger Beas kini mulai dilirik karena memiliki potensi yang luar biasa untuk dikembangkan sebagai salah satu objek wisata alam pegunungan di Kabupaten Kuningan. Kini, melalui Pemerintah Desa Pamulihan bekerjasama dengan Karang Taruna Geger Beas dan disupport oleh pihak Dinas Pariwisata Kab. Kuningan, sudah melakukan upaya-upaya untuk melakukan penataan dan pembenahan di sekitar lokasi Bukit Geger Beas. (mt02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *