Lima Desa di Tigaraksa Terendam Banjir

oleh

Monitor, Kab. Tangerang- Banjir yang terjadi di lima desa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang mengakibatkan 500 rumah warga terendam  dan warga pun terpaksa harus mengungsi ke dataran yang lebih tinggi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat, lima Desa di Kecamatan Tigaraksa tersebut yakni, Desa Pasir Nangka, Kadu Agung, Matagara, Cisereh dan Pasir Bolang.

Kepala Bidang Rekonstruksi dan Rehabilitasi pada BPBD Kabupaten Tangerang, Najamuddin mengatakan, banjir tertinggi berada di kawasan Kadu Agung, yang mencapai dua meter.

“Saat ini, banjir tertinggi di kawasan Kadu Agung, mencapai dua meter. Sedangkan empat desa lainnya, ketinggian banjir kisaran 1 sampai 1,5 meter,” ujar Kepala Bidang Rekonstruksi dan Rehabilitasi pada BPBD Tangerang, Rabu (22/2/2017). Banjir yang melanda lima desa tersebut akibat meluapnya Kali Cibiuk dan Sungai Cimanceuri.

Untuk membantu korban banjir, pihak BPBD setempat telah menerjunkan 10 perahu karet guna melakukan evakuasi pada korban sekitar ke posko pengungsian.

Sementara itu, ratusan warga korban banjir di Desa Cisereh, Kecamatan Tigaraksa, berharap segera mendapatkan bantuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

Seperti diungkapkan Tarmizi, salah seorang warga korban banjir Desa Cisereh bahwa, sejak banjir menerjang warga sangat membutuhkan bantuan logistik seperti makanan dan air bersih.

“Kita minta air bersih dan makanan. Karena, banjir yang datang membuat kita kesulitan mendapatkan air bersih. Saat ini bantuan yang datang baru perahu karet,” keluhnya.

Tarmizi juga mengatakan, banjir tersebut kerap melanda kawasan setempat, lantaran Kali Cibiuk dan Kali Cimanceuri yang mengalir di kawasan sekitar, sudah lama mengalami sedimentasi lantaran tak dilakukan pengerukan. Hingga, airnya meluap ke pemukiman warga.

“Saya harap bantuan oleh pemerintah segera benahi Kali Cibiuk dan Kali Cimanceuri supaya gak kena banjir lagi,” ujarnya.

Pantauan dilokasi, di Desa Cisereh, kini warga setempat terisolir, lantaran jalan penghubung antara desa setempat menuju jalan Arya Santika, terendam banjir dengan ketinggian hampir dua meter.

Warga terpaksa menyeberang malalui jalan, dengan menggunakan perahu karet dan perahu yang memang disiapkan warga setempat.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang, diprediksi akan terus naik. Pihak penanggulangan bencana pun, meminta agar masyarakat mau dievakuasi ke posko pengungsian

Untuk membantu kesehatan para korban banjir, Dinas Kesehatan (Dinkes) menyiagakan sejumlah petugas medis di sejumlah lokasi yang tersebar di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.(mt04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *