Lomba Film Pendek Kapolres Award Sukses Digelar

oleh

Monitor, Kota – Lomba film pendek dan animasi yang digelar Jajaran Polres Metro Tangerang dengan tema Pemilu Anak dan Kampanye Anti Hoax telah usai diselenggarakan.

Event yang menggandeng Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Tangerang Raya (WHTR) ini, diharapkan menjadi acuan dalam Pemilu damai yang akan berlangsung beberapa hari lagi. Lomba untuk umum itu sedianya dibuka langsung oleh Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Abdul Karim, di TangCity Mal pada Minggu (24/2/2019) lalu.

Abdul Karim mengatakan, dengan adanya event yang digelar menjelang pesta demokrasi ini, diharharapkan dapat berdampak baik bagi penyelenggaraan pemilu 17 April mendatang.

“Harapan kami dengan adanya kegiatan ini dapat menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam bisa sama – sama menjaga dan mendukung penyelenggaraan pemilu di Kota Tangerang ini secara damai dan kondusif,” tuturnya saat ditemui di lokasi acara, Minggu (14/03/2019).

“Saya ucapkan terimakasih pada rekan rekan Pokja wartawan di Tangerang. Karena tanpa dukungan rekan rekan wartawan tidak mungkin acara ini dapat terselenggara,” ucapnya.

Kegiatan ini sendiri, lanjut Kapolres, merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk menyentuh kaum milenial untuk lebih bisa kreatif.

“Ini salah satu kegiatan yang tentunya kita bersama sama berharap dapat menyentuh kaum milenial dan juga elemen masyarakat yang ada untuk menciptakan kondusifitas di wilayah Kota Tangerang,” terangnya.

“Masyarakat, media dan Polri harus sama sama membangun kemitraan dalam membangun kota Tangerang yang aman dan kondusif. Saya sangat apresiasi penyelenggaraan ini cukup bermakna dan film nya tadi juga buat saya sempat kaget dengan karya yang sangat bagus,” ujarnya.

Ketua Pokja WHTR, Imam Fauzi mengatakan, kegiatan yang diikuti 22 orang ini sangat berpengaruh bagi konsumsi masyarakat. Terlebih lagi, kata Imam saat ini masyarakat banyak disuguhkan konten hoax dari media sosial.

“Jelas sangat berpengaruh, apalagi saat ini banyak masyarakat yang mudah percaya dengan informasi informasi hoax menjelang pemilu,” ujarnya.

Wartawan Poskota itu juga mengatakan, hasil dari lomba ini nantinya akan di posting ke berbagai jejaring sosial sebagai bentuk edukasi masyarakat. Karena menurut pria yang kerap disapa Tompi ini jurnalis harus menyuguhkan masyarakat dengan informasi yang berkualitas dan juga mendidik.

“Jadi dengan adanya hasil dari lomba ini yang menurut kami sangat baik karyanya itu bisa menjadi acuan masyarakat dalan menciptakan Pemilu damai dan kondusif,” tukasnya.

Untuk diketahui, dalam perlombaan tersebut panitia memilki dua katagori, yakni film Pemilu Damai dan Hoax. Untuk pemenang dari lomba film kategori Pemilu Damai dimenangkan oleh kelompok dari Mahasiswa Universitas Indonesia dengan durasi 3 menit. Pada film pendek tersebut mereka memberi tema karyanya ‘Pohon Uang’.

Sedangkan untuk katagori film Hoax dimenangkan oleh Abi yang merupakan perwakilan dari Komunitas Rumah Produksi Doa Ibu dengan video berdurasi 3 menit yang bertema ‘Hilang Sadar Iga’. (ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *