Majelis Ta’lim Al Madani Kencana Loka BSD Sukses Gelar Muslimah Hijrah Fest 2019 

oleh

Monitor, Tangsel- Mengenal dan memahami bahasa kasih pasangan hidup adalah topik utama “Muslimah Fest 2019” yang diselenggarakan oleh DKM Masjid Al Madani Kencana Loka BSD sektor 12.5 pada Selasa (03/09/2019) pagi. Acara yang dikemas berbarengan dengan seminar tersebut juga menghadirkan bintang tamu Ratu Anandita serta dr. Aisyah Dahlan tersebut, mengupas persoalan pasangan hidup. Acara dimeriahkan juga dengan hadirnya berbagai stand bazar dan doorprize bagi para tamu, parade qasidah dari jamaah Majlis Taklim se Kota Tangsel.

Ketua Majelis Taklim Masjid Al Madani Ustadzah Lilis Asnunik bersama Irma selaku Ketua Panitia acara kegiatan saat dikonfirmasi dilokasi acara mengatakan bahwa kegiatan “Muslimah Hijrah Fest 2019” merupakan rangkaian dari kegiatan memperingati datangnya tahun baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah yang diselenggarakan oleh Majelis Ta’lim Al Madani Kencana Loka BSD.

“Dalam kesempatan yang sangat baik dan berbahagia ini kami ingin menyampaikan terimakasih atas kehadiran orang tua (Ibunda) Walikota Tangerang Selatan Hj. Assye dan juga Isteri dari Wakil Walikota Tangsel Hj.Tien Benyamien Davnie. Dan juga kami sampaikan terima kasih kepada seluruh jamaah majelis Ta’lim se BSD dan sekitarnya atas kehadiran mereka dalam Muslimah Hijrah Fest 2019. Ini juga merupakan forum mempererat tali silaturrahmi antar majelis Ta’lim se BSD dan sekitarnya,” terang keduanya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Hj.Tien Benyamien Davnie menyatakan sangay menyambut baik kegiatan Muslimah Hijarah Fest 2019 dengan berbagai aneka kegiatannya. Tema yang diambil kali ini sangat luar biasa, sebab hijrah itu adalah tugas suami dan isteri menjaga diri dari hal yang tidak baik.

“Hindari salah memanfaatkan medsos agar hijrahnya benar benar berfaedah bagi kehidupan rumah tangga, semoga kajian hari ini dapat dibawa pulang dan bermanfaat bagi keluarga masing-masing dirumah,” tutur Hj.Tien

Sebelumnya dr Aisyah Dahlan mengungkapkan bahwa di Amerika hampir 20% pernikahan di atas 20 tahun sudah tidak ada getar-getar kasih sayang lagi, alhamdulillah di Indonesia tidak seperti pasutri di Amerika.

“Menjaga harmonisasi usia pernikahan sebagai pasangan suami isteri, yakni tetap menjaga bahasa kasih sayang diantaranya,  senyum, tertawa, dibelai, bergerak tanpa merasa jengkel, mengaji one day one juz dan sholat berjamaah bersama anak-anak dan suami dan terakhir menghibur diri sendiri,” pungkas dr. Aisyah Dahlan yang juga dokter special penanganan pecandu narkoba tersebut.(bli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *