Mayat Penuh Luka Bacok Gegerkan Warga Serpong

oleh

SERPONG, MT–Penemuan mayat berjenis kelamin pria yang penuh dengan luka bacokan dan lukar bakar pada Selasa(26/7/2016) seketika menggegerkan warga Kampung Ciater 2, Kelurahan Lengkong Wetan, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Di duga, mayat pria yang belum di ketahui identitasnya itu merupakan korban pembunuhan kemudian mayatnya di buang dan di bakar di perkebunan pisang tak jauh dari pemakaman warga RT 02/08 kelurahan setempat.

Mulyadi (47) warga setempat mengatakan, mayat pria yang memiliki tato kembang di tangan kanannya itu, pertama kali ditemukan pagi hari sekitar pukul 08.00. Kemudian, Mulyadi melaporkan temuan mayat tersebut ke pihak berwajib.

“Ngak mengenal (korban-red) kayanya bukan warga sini. Usianya diatas 30 tahunan dengan ciri tato kembang di tangan kanannya,” katanya di lokasi kejadian perkara (TKP).

Pantauan dilokasi, temuan mayat tanpa identitas tersebut kiranya cukup menjadi perhatian semua pihak. Pasalnya, selain Kapolres Kota Tangsel, AKBP Ayi Supardan, Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Khrisna Mukti juga terjun langsung untuk melakukan proses identifikasi mayat tersebut.

Menurut Khrisna Murti, pihaknya bersama jajaran Polres Kota Tangsel setelah melakukan olah TKP sudah mengantongi identitas mayat tersebut.

“Untuk sementara yang kami lakukan adalah olah tkp, karena yang paling penting sekarang ini kami cepat mendapatkan idenstitas yang bersangkutan,” katanya.

Ia menambahkan, meski telah mengetahui identitas mayat tersebut, namun Khrisna mengatakan belum bisa menyebutkan identitas korban lantaran masih dilakukan pendalaman.

“kami tdak bisa share identitas yang bersangkutan ke publik, itu saja,” ucap Khrisna.

Lebih lanjut Khrisna mengungkapkan, dari hasil olah TKP yang dilakukan bersama tim Resmob Polda Metro Jaya dan Polres Tangsel ditemukan ada bekas luka benda tumpul dan benda tajam pada mayat tersebut.

“Mayat tewas ada luka bekas benda tumpul dan benda tajam dikepala, dan ditutupi sarung. Yang parahnya lagi adalah dibakar,” ungkapnya seraya mengatakan akan mendalami tewasnya pria itu. (mt01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *