Menperindag Bantu Pulihkan Pelaku UKM Yang Terkena Musibah Banjir

oleh

Monitor, Kota- Musibah banjir yang melanda sejumlah kawasan di wilayah Jabodetabek dan Banten beberapa hari lalu, kiranya menyisakan pekerjaan rumah. Karenanya, saat ini pemerintah terfokus kepada penanganan dan pemulihan pemukiman serta perekonomian warga yang terkena musibah banjir.

Ya, pada Kamis (9/1/2020), Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita menyambangi warga korban banjir, di Kompleks Perumahan Pinang Griya Permai, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Dikesempatan itu, Kemenperindag memberikan bantuan bagi korban banjir yang memiliki usaha kecil dan menengah (UKM).

“Semua bantuan harus tepat sasaran, apalagi bantuan kita ini sebagai upaya mempercepat industri rumah tangga dan kecil segera pulih,” ujar Menperindag Agus Gumiwang, di lokasi kunjungan.

Menurutnya, verifikasi dan validasi (Verivali) perlu dilakukan untuk mengetahui data berapa warga dan bantuan apa saja yang dibutuhkan.

“Jenis yang kita bantukan berbeda, tergantung berapa jumlah IKM yang terdampak, tapi kita akan bantu semua industri kecil yang terdampak,” imbuh Agus.

Ditempat yang sama, Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin menyatakan bantuan yang diberikan Kemenindag sangat membantu industri rumah tangga.

“Tentunya kita berterima kasih kepada Pak Menteri yang sudah datang untuk memberikan bantuan kepada warga Pinang Griya, bantuan ini sudah tentu meringankan dan mempercepat proses pemulihan pasca banjir,” jelas

Terkait proses penanganan pasca banjir di Kompleks Perumahan Pinang Griya Permai, Sachrudin menerangkan seluruh armada dan personil sudah diterjunkan, agar lingkungan rumah warga dapat kembali membaik.

“Bukan cuma mobil DLH, semua mobil pickup dan box yang dimiliki setiap SKPD kita terjunkan,” jelasnya.

“Kemarin di Ciledug Indah saja sudah 100 truk yang mengangkut sampah ke TPA Rawa Kucing. Sampai saat ini TPA Rawa Kucing masih menampung, kemarin sudah dilakukan juga Rakor evaluasi penanganan banjir untuk mengantisipasi kemungkinan cuaca ekstrem yang diperkirakan BMKG, semoga kita bisa antisipasi kedepannya,” tandasnya. (ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *