Minta Pemekaran, Ternyata Segini Potensi di Tangerang Utara

oleh -

Monitor, Kabupaten- Wancana pemekaran atau Daerah Otonomi Baru (DOB) Tangerang Utara yang kembali disuarakan oleh berbagai kalangan masyarakat Kabupaten Tangerang bagian utara, ternyata memiliki sejarah panjang dan potensi daerah yang sangat besar.

Selain wilayah yang berbatasan langsung dengan Ibukota Negara yakni DKI Jakarta dan dekat dengan Bandara Internasional Soekarno Hatta, kawasan Kabupaten Tangerang bagian utara ini, ternyata sudah dilirik menjadi Kota mandiri dengan nama Tangerang Internasional City (TIC) yang sudah digaungkan sejak tahun 2006 silam.

Baca Juga : Rencana DOB Memanas, TP2D Tangtara Dorong BPD dan Kades Gelar Musdes

Ketua Tim Percepatan Pemekaran Daerah Tangerang Utara (TP2D Tangtara), Sugandi Itra menceritakan, dalam perjalanan panjang puluhan tahun lalu, sekitar tahun 2006 – 2007 telah bergulir tentang Kota mandiri dengan nama Tangerang Internasional City yang diharapkan dapat meningkatkan tarap kehidupan masyarakat Tangerang Utara.

Menurut Sugandi, masyarakat pantai utara (Pantura) Kabupaten Tangerang mempunyai harapan baru adanya perbaikan infrastuktur, pendidikan, layanan kesehatan, administrasi kependudukan yang dekat serta sarana lainnya yang dapat menunjang kebutuhan masyarakat.

Dalam kota baru tersebut, kata Sugandi, akan terbentuk kawasan hunian, pusat bisnis dan jasa, kawasan industri berikut pergudangan hingga pelabuhan dan peti kemas.

“Di dalam kepemimpinan Bupati Tangerang Ismet Iskandar sekitar tahun 2006 – 2007 di masa Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono, telah bergulir tentang Kota mandiri dengan nama Tangerang Internasional City yang site plan nya sudah di tandatangani oleh Bupati,” ungkap Sugandi, kepada monitortangerang.com, Sabtu (12/6/21)

Dia menegaskan, dengan Tangerang Internasional City, maka Tangerang Utara akan menjadi wilayah yang lebih berkembang dari Kota/Kabupaten yang ada di Provinsi Banten.

Untuk itu, ucap Sugandi, TP2D Tangtara akan meminta Pemerintah Kabupaten Tangerang, lebih serius untuk mengkaji pemekaran atau DOB Tangerang Utara.

“Kami (TP2D Tangtara,red) akan meminta Bappeda untuk membuka kembali arsip di tahun 2006 – 2007 tentang Kota mandiri di Tangerang Utara untuk segera tindaklanjuti,” tegasnya.

Diketahui, saat ini pelabuhan mewah bertaraf Internasional sedang dibangun di salah satu wilayah pesisir, yakni di Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

Pembangunan pelabuhan Internasional yang dimulai sejak tahun 2018 ini, disinyalir secara perlahan akan meningkatkan perekonomi masyarakat.

Sugandi menambahkan, pembangunan pelabuhan Internasional, kawasan hunian, bisnis, industri dan pergudangan yang tengah bergeliat di Tangerang Utara, akan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup menjanjikan.

Selain itu, rencana pembangunan jalan Tol Pantura akan menambah akses diwilayah Tangerang Utara.

“Kami berharap kepada para pemuda untuk meningkatkan kwalitas SDM dan keahliannya jangan sampai potensi yang besar ini, tidak dinikmati oleh masyarakat pantura,” pungkas Sugandi. (mt02)

Tinggalkan Balasan