Pantau Pelayanan PPDB, Bang Ben Sambangi SMPN 4 Tangsel

oleh -
Kedatangan Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie saat Sidak ke SMPN 4 Tangsel

Monitor, Tangsel- Memastikan kesiapan pelayanan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2019/2020 untuk tingkat SMP, Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie memantau langsung proses penerimaan siswa baru  tersebut.  SMPN 4 Tangsel yang berlokasi di Pamulang Permai menjadi salah satu sekolah yang dikunjungi Benyamin yang akrab di sapa Bang Ben.

Selain Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Dindikbud) Tangsel, Taryono kedatangan Bang Ben saat inspeksi mendadak (Sidak) ke sekolah tersebut sekira  pukul 15.00 WIB juga disambut Kepala SMPN 4 Tangsel, Rita Juwita beserta sejumlah guru dan kepanitiaan PPDB.

Untuk mementau langsung proses pendaftaran, Bang Ben juga mengunjungi  loket pendaftaran yang telah disiapkan panitia sekolah yang berjumlah 10 loket.

“Ini loket untuk apa ? “tanya Bang Ben kepada Kepala Sekolah.

Kepala SMPN 4 Tangsel, Rita Juwita pun memberikan penjelasan bahwa loket-loket tersebut disediakan  untuk pengecekan nomor induk kependudukan (NIK) sekaligus verifikasi berkas.

Keberadaan loket-loket tersebut sambung Rita, juga akan membantu orangtua siswa untuk membantu dan mempermudah pendaftaran. Sebelum mendaftarkan anaknya di sekolah pilihannya, dilakukan pengecekan berkas serta input data oeh panitia. Selanjutnya, apabila tak ada masalah, sistem akan memverifikasinya. Setelah itu, barulah mendaftarkan diri sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 51 Tahun 2018/2019 tentang PPDB.

Bang Ben berharap pelaksanaan PPDB bisa berjalan dengan lancar. Untuk itu, dirinya datang untuk melihat kesiapannya. Baik server maupun sistem jaringan online yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika. ”Saya lihat semuanya sudah siap, tinggal pelaksanaan nantinya diharapkan orangtua bisa mengikuti prosedur dan bersabar saat mengantri,” jelasnya.

”Diperkirakan untuk satu orang pendaftar akan menghabiskan waktu setidaknya 3-5 menit,” imbuhnya.

Ia menambahkan semoga tidak ada gejolak, soalnya kapasitas kursi sekolah negeri. Seperti SMPN 4 Tangsel, daya tampung hanya 288, sedangkan pendaftaran mencapai 1.700.

”Kita harapkan bisa mengerti akan keterbatasan tempat yang dimiliki sekolah negeri,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dindikbud, Taryono menyatakan sebelum pendaftaran, dibuka pra pendaftaran tanggal 24-27 Juni. Sedangkan, pendaftaran tanggal 26-27 Juni.

”Kita membuat pra pendaftaran, tujuannya untuk memberikan walimurid perbaikan  maupun melengkapi kekurangan berkasnya supaya bisa terverifikasi,”tuturnya.

Untuk penerimaan, sesuai dengan Permendikbud Nomor 51 yakni zonasi. Namun, untuk Tangsel. Penerapan zonasi dibagi dua yakni jarak dan nilai akademik dalam satu zona.

”Penerapan tersebut sebagai landasan prinsip berkeadilan. Soalnya penyebaran sekolah tak merata. Ada satu kecamatan memiliki lima sekolah tapi ada juga yang hanya satu sekolah,” terangnya.(hms/mt01)

Tinggalkan Balasan