Peduli Tragedi Nanggala – 402, Komunitas Moge Gelar Do’a Bersama dan Bakti Sosial

oleh -

Monitor, Tangsel – Tragedi tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 masih menyisakan duka bagi anak negeri. Doa pun terus dipanjatkan bagi total 53 awaknya yang dinyatakan gugur.

Kali ini giliran komunitas motor Harley Davidson dari Bintaro Brothers (B’Brothers) yang menggandeng Polri untuk menggelar doa bersama di Pusat Pendidikan Lalu Lintas (Pusdiklantas), Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel).

“Kita mendoakan atas terjadinya musibah nasional KRI Nanggala-402. Mudah-mudahan semua awak kapal diterima di sisi Allah SWT,” kata Ketua Umum B’Brothers Abraham Busro, Minggu (2/05/21).

Doa dilakukan bersama jajaran Polri yang bertugas di Pusdiklantas. Bahkan, sengaja diundang pula anak-anak yatim dari berbagai wilayah guna memanjatkan doa itu.

“Dan kami juga berdoa agar apa yang dicita-citakan bangsa Indonesia bisa tercapai,” sambung dia.

Rangkaian kegiatan diawali dengan konvoi bersama, Swab antigen, latihan menembak lalu dilanjutkan pemberian paket Sembako dan santunan bagi anak-anak yatim. Menjelang berbuka puasa, para penunggang kuda besi itu turut membaur ke jalan membagikan paket takjil dan masker.

“Tadi ada beberapa juga membagikan takjil dan masker,” ucapnya.

Dilanjutkan Busro, selama ini pengendara Moge hanya dikenal beraksi di jalanan sambil menunggangi motor ber-cc besar. Namun B’Brothers menepis anggapan itu dengan mengiringi kegiatan di jalan dengan aksi sosial.

“Kita motor besar itu bukan hanya main motor saja, tapi ada wujud kepedulian sosial terhadap sesama masyarakat. Tiap tahun kita lakukan seperti ini,” ungkapnya.

Sementara, Kapusdiklantas Mabes Polri Kombes Djhoni Hendra mengaku turut berduka atas musibah tenggelamnya KRI Nanggala. Rasa empati itu ditunjukkan dengan bersama-sama menggelar doa bagi para awak kapal selam maupun keluarga yang ditinggalkan.

“Kita semua berdoa agar baik awaknya, ataupun keluarga yang ditinggalkan diberi tempat terbaik dan diberi ketabahan,” jelasnya.

Djoni pun mengapresiasi rangkaian kegiatan sosial oleh para pengendara Moge B’Brothers. Menurut dia, kesadaran berbagi itu harus dilestarikan terlebih saat ini dalam masa pandemi.

“Ini luar biasa, komunitas B’Brothers tidak pernah tinggal diam di bulan suci yang penuh berkah ini untuk saling berbagi. Makna yang dikutip adalah bagaimana kita dapat merasakan kondisi yang dirasakan orang-orang yang tidak mampu,” pungkasnya. (bli)

Tinggalkan Balasan