Pemkot Tangsel Kerahkan ASN Sisir RT RW yang Warganya Belum Vaksin

oleh -
dr. Tulus Muladiyono

Monitor, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berupaya melakukan vaksinasi kepada warganya secara masif agar segera terbentuknya Herd Immunity.

Saat ini angka kasus Covid-19 di kota Tangsel terus turun. Tangsel yang sebelumnya berstatus zona oranye Covid-19, kini turun ke zona kuning atau wilayah dengan risiko penularan rendah.

Data dari Dinas Kesehatan mencatat, total kasus Covid-19 di Tangsel sampai Kamis (29/9) sebanyak 30.883 kasus, dan 29.999 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Sementara, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dilaporkan meninggal dunia sebanyak 729 orang.

Saat ini, pasien positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan berkurang menjadi 155 orang. Para pasien menjalani isolasi mandiri maupun dirawat di rumah sakit rujukan.

“Pemerintah Kota Tangsel terus melakukan upaya untuk memutus penyebaran Covid-19 di Tangsel. Diantaranya, kami melakukan vaksinasi yang masif terhadap warga, prokes terus diperketat di semua kegiatan dan aktivitas masyarakat, testing terus dilakukan dan PPKM terus dijaga,” ungkap dr. Tulus Muladiyono, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kota Tangsel, (29/9/2021).

Saat ini, lanjut Tulus, Pemkot Tangsel melalui Dinas Kesehatan sedang menggencarkan kegiatan vaksinasi kepada warganya. Ia menyebut, warga Tangsel yang sudah divaksin per hari Rabu (29/9) kemarin berjumlah 745.928 orang ( 69.5%) dari total target 1.073.266 orang. “Mereka yang sudah mengikuti vaksinasi yakni mulai tenaga kesehatan, lansia, petugas publik, masyarakat rentan dan umum, dan remaja,” jelasnya.

Ia mengatakan, pihaknya masih terus berupaya agar vaksinasi di Tangsel bisa melebihi target dari 70% dosis pertama. Untuk itu, Pemkot Tangsel mengerahkan semua Aparat Sipil Negara (ASN) untuk menyisir setiap RT RW atau kelurahan yang warganya belum vaksin.

“Upaya masih terus dilakukan untuk bisa melebihi target dari 70% dosis pertama. Dengan pengerahan dari semua ASN untuk menyisir mana aja RT atw RW atau kelurahan yang warganya belum vaksin,” ujar dr. Tulus.

Ia pun mengimbau agar masyarakat yang belum divaksin segera mendaftarkan ke pihak RT RW untuk mendapatkan vaksinasi . “Vaksinasi sebagai upaya untuk memberikan kekebalan baik secara pribadi maupun kelompok,” pungkasnya. (mt03)

Tinggalkan Balasan