Potong Tumpeng Milad Ke-1 Samawa, Ini yang Dibahas Kades Padurenan

oleh
Syukuran Milad Ke-1 yayasan Samawa Peduli Berbagi dirangkai dengan Peringatan Maulid nabi Muhammad SAW 1441 H, Ahad(10/11/2019) dihadiri puluhan warga dan tokoh masyarakat

Monitor,Bogor- Puluhan warga Dusun Kampung Bulak RT02/05 Desa Padurenan,Kecamatan Gunung Sindur, Ahad(10/11/2019) malam berkumpul memenuhi undangan dari pengurus Yayasan Samawa Peduli Berbagi yang menggelar acara syukuran sekaligus Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriah.

Di tengah keheningan suasana malam, acara yang dikemas secara sederhana di sekretariat yayasan tersebut tetap berjalan khidmat. Sejumlah tokoh masyarakat, alim ulama setempat, aparatur pemerintahan desa juga turut hadir memeriahkan acara.

Hubungan kebersamaan yang terus dibangun Samawa dan masyarakat tentu saja membuat yayasan sosial yang di launching pada Ahad, 11-11-2018 lalu itu semakin dikenal keberadaannya.

Wakil ketua yayasan Samawa, Syarifudin dalam sambutannya mengucapkan rasa terima kasih tiada terhingga atas kepercayaan warga terhadap keberadaan keluarga besar Samawa Peduli Berbagi.

“Ini adalah satu-satunya yayasan yang bergerak dibidang sosial dan pendirinya adalah putra daerah,” kata Syarifudin yang juga menjabat sebagai Ketua BPD Desa Padurenan.

Kepada sejumlah warga yang hadir, Syarifudin meminta do’a agar Samawa dapat terus berbuat yang terbaik di masyarakat.

“Keberadaan Samawa di tengah-tengah masyarakat tentunya harus bisa bermanfaat banyak. Makanya, doa dan dukungan sangat kami butuhkan,” ujarnya.

Keberadaan Samawa di tengah-tengah masyarakat Kampung Bulak tentunya juga mendapatkan apresiasi dari Kepala Desa padurenan, M. Yusuf Bule. Momen pertemuan dengan warga dimalam tersebut sekaligus dimanfaatkan Kades menjadi ajang sosialisasi program pemerintahan mulai dari pembuatan KTP Elektronik, himbauan kewajiban bayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga soal pembangunan infrastruktur jalan.

“Semoga yayasan Samawa semakin banyak mendapatkan donatur untuk kegiatan sosial menyantuni anak-anak yatim dan dhuafa yang ada di lingkungan kita khususnya dan Desa Padurenan pada umumnya,” ungkap Kades.

Pemotongan tumpeng sebagai wujud simbolis rasa syukur keluarga besar Samawa menjadi penanda yayasan ini  berumur satu tahun. Usia satu tahun diibaratkan bayi yang belajar merangkak dan belajar berjalan. Meski jatuh bangun namun tiada kata menyerah,sebab di situ ada harapan besar bahwa yayasan Samawa akan tumbuh menjadi besar dan benar-benar bermanfaat untuk masyarakat banyak.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan shoraful anam yang di pandu Ustadz Zaenal Abidin dan diikuti para jamaah dengan khidmat. Selanjutnya, ceramah agama yang disampaikan Ustadz Ahmad Suryadi alias Ki geboy dengan sindiran-sindiran khasnya kepada pejabat setempat yang kerap mengundang gelak tawa. Selamat Milad ke-1 Samawa!.(mt01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *