Punya Jimat Kebal di Alat Vital, 2 Pencuri Motor di Tangsel Roboh Ditembak Polisi

oleh -

Monitor, Ciputat – Dua pria pelaku pencurian sepeda motor, Udistira (29) dan Adih (38), akhirnya ambruk diterjang timah panas polisi. Meski diketahui, mereka telah memasang jimat kebal dibagian alat vitalnya sebelum beraksi.

Aksi pencurian keduanya, dilakukan di Jalan Betawi, RT03 RW09, Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Selasa 27 Maret 2018 sekira pukul 04.16 WIB. Saat itu, motor milik korban, Susana (29), tengah diparkir diteras rumah tanpa kunci stang maupun kunci tambahan.

Susana sendiri baru mengetahui motornya hilang dicuri sekira pukul 04.18 WIB. Begitu dicek melalui Close Circuit Television (CCTV) yang terpasang, terlihat jelas wajah 2 pelaku yang tengah membawa lari kendaraan matic miliknya.

“Atas kejadian tersebut, korban langsung melapor ke Polsek Ciputat. Petugas lalu mendatangi lokasi dan cek TKP, berdasarkan olah TKP dan rekaman CCTV, didapatlah gambar 2 tersangka ini,” kata AKBP Ferdy Irawan, Kapolres Tangsel, Senin (2/4/2018) di Mapolsek Ciputat.

Berdasarkan informasi tersebut, polisi lantas melakukan pengejaran kepada keduanya. Hingga akhirnya pada Jumat 30 Maret 2018 sekira pukul 23.00 WIB, pelaku Adih berhasil dibekuk di daerah Kampung Cilalung, Jombang, Ciputat. Sedangkan pelaku kedua, Udistira, disergap di daeah Jalan Betawi, Jombang, Ciputat.

“Mereka saat ditangkap melakukan perlawanan, bahkan hampir melukai petugas menggunakan besi tajam dari anak kunci leter T yang mereka bawa. Kemudian terpaksa kita lumpuhkan dibagian kaki, satu tersangka (Udistira) masih dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati,” sambung Ferdy.

Begitu digeledah, rupanya kedua pelaku yang telah melakoni aksi pencurian sejak tahun 2010 silam itu, memasang suatu benda yang diduga sebagai jimat di bagian alat vital. Menurut pengakuan mereka, jimat berbentuk tasbih dipasang agar tubuh mereka tahan pukul dan sabetan senjata tajam.

“Setelah diperiksa, mereka mengaku memasang benda diduga jimat, supaya tubuh mereka kebal,” ungkap AKP Alexander Yurikho Hadi, Kasatreskrim Polres Tangsel di lokasi yang sama.

Namun tetap saja, jimat yang mereka elu-elukan sebagai pelindung badan saat beraksi ternyata tak berguna. Peluru dari pistol yang ditembakkan polisi, terus meluncur deras menembus bagian kaki Adis dan Udistira, mereka pun ambruk seketika.

Sejumlah barang bukti turut disita dari keduanya, yakni satu tas kecil, 1 kunci leter T, 1 buah besi pipih bergagang karet ban, 3 buat anak kunci leter T, dan 2 unit sepeda motor. Mereka dijerat Pasal 363 ayat (1) KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukumannya mencapai 7 tahun kurungan penjara.(bli)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.