Serbuan Vaksin Merdeka, Polsek Teluknaga Gunakan Sistem Jemput Bola

oleh -
Serbuan vasinansi merdeka di Kantor Desa Kampung Melayu Barat

Monitor, Kabupaten,- Untuk mempercepat program vaksinasi serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Polsek Teluknaga menggelar serbuan vaksin merdeka di halaman Kantor Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluk Naga, Senin (2/8/21).

Kapolsek Teluknaga AKP Antonius mengatakan, serbuan vaksin merdeka tersebut dilakukan dengan sistem jemput bola guna mempercepat program vaksinasi yang tengah digalakan Pemerintah.

“Kami lakukan ini secara fleksibel, artinya sesuai kebutuhan masyarakat karena cara ini kami nilai efektif. Untuk vaksinasi hari ini, kami menyediakan 500 dosis vaksin,” kata Kapolsek Teluknaga AKP Antonius, dalam keterangan tertulis yang diterima monitortangerang, Senin (2/8/21).

Dia berharap, vaksinasi yang ditargetkan selesai pada Desember 2021 bisa tercapai, sehingga masyarakat lebih kebal lagi terhadap virus corona dan jumlah yang terpapar virus mematikan ini bisa segera menurun.

“Semoga kasus Covid-19 bisa segera turun dan menjadi normal kembali, baik ekonomi ataupun kesehatan masyarakat,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kampung Melayu Barat, Subur Maryono yang juga Ketua APDESI Kecamatan Teluknaga mengapresiasi kinerja Polsek Teluknaga yang bekerjasama dengan Pemerintah Desa Kampung Melayu Barat, serta Kecamatan Teluknaga.

Subur menilai, vaksinasi dengan menggukan sistem jemput bola ini merupakan cara yang sangat efektif dalam mempercepat program vaksinasi untuk masyarakat.

Menurutnya, selain menghindari terjadinya kerumunan, keterbatasan waktu dan mobilitas yang jauh, menjadi kendala bagi masyarakat untuk melakukan vaksin.

Subur juga mengimbau masyarakat untuk terus melaksanakan protokol kesehatan agar masyarakat benar-benar terhindar dari virus yang sangat berbahaya ini.

“Serbuan vaksin merdeka yang dilakukan pihak Kepolisian ini, sangat membantu masyarakat kami apa lagi dengan pola jemput bola dan pengawalan yang diberikan tentu tidak mengkhawatirkan timbulnya klaster baru,” tandasnya. (rls/mt02)

Tinggalkan Balasan