Seru! Pilket RW05 Desa Curug, Udin Cubung Raih Suara Terbanyak

oleh -
Suasana penghitungan suara di TPS RW 05 Desa Curug Kecamatan Gunung Sindur, Minggu(23/7/2023) (poto : dok.monitortangerang.com)

Monitor, Bogor- Pemilihan Ketua(Pilket) RW 05 Desa Curug Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor yang diikuti tiga kandidat calon yakni; Udin Syamsudin nomor urut 1, Ujang Jaelani nomor urut 2 dan Bahrudin nomor urut 3, pada Minggu (23/7/2023) berlangsung seru.

Setelah prosesi pencoblosan surat suara dilakukan warga yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) sejak pukul 07.00 hingga 12.00 Wib. Sekira pukul 13.00 Wib pihak panitia Pilket RW 05 memulai penghitungan suara.

Dan ratusan warga pun kembali memadati area TPS. Mereka ingin menyaksikan langsung penghitungan surat suara oleh panitia guna menentukan siapa kandidat yang berhasil meraih suara terbanyak calon ketua RW 05 Desa Curug Periode 2023-2028.

Kandidat calon Ketua RW 05 Desa Curug Kecamatan Gunung Sindur

Setelah lebih dari dua jam penghitungan suara yang dihadiri saksi setiap kandidat di TPS. Hasil akhir pun diumumkan, dengan kemenangan nomor urut 1, Udin Syamsudin atau yang akrab disapa Cubung sebanyak 943 suara.

Kandidat nomor 2, Ujang Jaelani (petahana ) 649 suara. Dan, kandidat nomor urut 3, Bahrudin meraih 529 suara. Total suara masuk 2.121 atau 82,36 persen dari total DPT 2.575 orang.

Sebelumnya, sejak pagi, pukul 07.00 Wib, tempat pemungutan suara (TPS) yang berlokasi di lapangan sepak bola lingkungan RT 06 tersebut sudah dibuka oleh panitia. Warga yang terdaftar dalam DPT terlihat antusias mendatangi TPS dengan membawa kartu undangan untuk mencoblos kandidat pilihan mereka.

Uniknya, pesta demokrasi ditingkat lingkungan RW 05 tersebut berlangsung layaknya pemilihan kepala desa tempo dulu, sebelum pandemi covid terjadi. Dimana ketiga kandidat duduk diatas panggung terus melambaikan tangan menyapa para pendukungnya yang hadir.

Ketua panitia, Pilket RW 05, Seftyandi mengungkapkan bahwa hak pilih warga RW 05 yang terdaftar dalam DPT dari tujuh RT tersebut berjumlah 2.575 orang.

“Terkait TPS sebelumnya, panitia menawarkan kepada kandidat, mau tersebar apa terpusat. Konsekuensinya jika tersebar maka akan menelan lebih banyak biaya,” kata Andi.

Kemudian sambung Andi, disepakati bersama semua kandidat, TPS terpusat dengan anggaran biaya lebih kurang Rp 25 juta rupiah. Angka tersebut sudah termasuk bantuan dari Kepala Desa Curug senilai Rp 5 Ribu per KK.

Di RW 05, sambung Andi ada satu RT yang dilakukan pemilihan. Lainnya dikukuhkan kembali karena tidak ada yang mendaftar.

“Untuk membantu lancarnya agenda kegiatan pemilihan Ketua RW 05, para Ketua RT yang kembali dikukuhkan juga diajak untuk memberikan partisipasinya,” jelas Andi.(m maulana)

No More Posts Available.

No more pages to load.