Simulasi Pilkades, Sekda Maesyal Tinjau Kesiapan Prokes di TPS

oleh -
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, saat meninjau prokes di TPS dalam simulasi Pilkades

Monitor, Kabupaten,- Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 77 desa dan 26 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang akan segera dilaksanakan pada 10 Oktober 2021 mendatang. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar simulasi Pilkades yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Legok, Kabupupaten Tangerang, Senin (4/10/21).

Simulasi Pilkades tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Dengan didampingi Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tangerang dan unsur Forkopimcam Kecamatan Legok, Sekda Maesyal juga meninjau penerapan protokol kesehatan (Prokes) di TPS yang sudah ditentukan.

“Kita lakukan simulasi, sejauh mana protokol kesehatan diterapkan di setiap TPS yang nantinya semua pemilih datang menggunakan hak pilihnya,” kta Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid kepada awakm media, Senin (4/10/21).

Selain Protokol kesehatan, Sekda meminta, nantinya masyarakat tidak menimbulkan kerumunan di lokasi TPS, dan setelah menggunakan hak pilihnya, masyarakat diminta langsung pulang ke rumah masing-masing.

“Saya harap masyarakat yang datang ke TPS dijadwalkan setiap RW, agar tidak menimbulkan kerumunan. Lalu penghitungan suara hanya bisa menyaksikan lewat streeming youtube,” tutur Sekda.

Sekda menjelaskan, panitia pemilihan di TPS akan menyiapkan segala kemungkinan yang terjadi seperti ditemukannya masyarakat yang terdeteksi mengalami gejala Covid-19 dan tenaga kesehatan disiapkan.

“Jika ada yang suhunya di atas 37 derajat, kami siapkan testing swab antigen dan tetap memilih di bilik suara khusus yang terpisah,” ungkap Sekda.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Dadan Gandana menambahkan, agar kelancaran kegiatan pemungutan suara, dalam simulasi ini juga di memunculkan berbagai kasus, seperti pendukung yang menggunakan atribut calon, pemilih yang emosional atau membuat kegaduhan di TPS.

“Jika pemilih yang melanggar peraturan Pilkades seperti menggunakan atribut, atau simbol-simbol lain akan diamankan oleh aparat keamanan di TPS,” ujar Dadan.

Dadan berharap, Pilkades berjalan dengan aman dan damai, di tengah pandemi kita tetap menjaga protokol kesehatan sehingga demokrasi berjalan dengan baik dan kesehatan masyarakat terus terjaga, sukses Pilkades, sukses demokrasi di masyarakat.

“Kami berharap pada saat nanti pelaksanaanya (Pilkades) dapat berjalan sesuai dengan simulasi yang sudah dijalankan, sehingga nantinya akan tercipta Pilkades yang aman dan damai,” ujarnya.

Berdasarkan Data dari DPMPD, pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Tangerang akan digelar di 1.178 TPS yang tersebar di 77 desa dan 26 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang, dengan jumlah calon kepala desa mencapai kurang lebih 306 orang. (mt02)

Tinggalkan Balasan