Soal Simulasi Pandemi Influenza, Kemenkes RI Gelar Rapat Lanjutan

oleh
Rapat persiapan Simulasi Pandemi Influenza berlangsung selama 2 hari, Rabu-Kamis (14-15/2017) di Aula lt. 4 Balaikota Tangerang Selatan, Ciputat.

Monitor, Ciputat -Guna persiapan simulasi pandemi influenza, Kemenkes RI mengadakan rapat pertemuan lanjutan tentang Penyusunan Rencana Operasi Kesiapsiagaan Pandemi Influenza yang berlangsung selama 2 hari, Rabu-Kamis (14-15/2017) di Aula lt. 4 Balaikota Tangerang Selatan, Ciputat.

Hadir dalam rapat tersebut, Wakil Walikota Tangsel, H. Benyamin Davnie, Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Kemenkes RI, Dr. Ahmad Julianto, Kasubdit Ispa Kemenkes RI, Christina Widaningrum, M.Kes, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan kota Tangsel, Listya Windyarti serta perwakilan OPD, Polres dan Dandim yang terkait dengan simulasi.

Kasubdit ISPA pada Kemenkes RI, Christina Widaningrum, M.Kes dalam arahannya mengatakan bahwa Infeksi Saluran Pernafasan Akut terjadi salah satunya dikarenakan Influenza.

“Indonesia merupakan negara stategis hinggapnya pandemi influenza karena menjadi tempat pertukaran burung – burung liar dari utara ke selatan salah satunya di Provinsi Banten. Kasus flu burung pertama ialah terjadi di Tangerang pada tahun 2005 dan menjadikan Indonesia Indonesia menjadi penyumbang no.3 penyakit yang biasa disebut “Avian Flu,” ujarnya.

Menurutnya,  kegiatan simulasi sangat perlu dilakukan. Diakhir arahannya, Christina berharap kegiatan yang dilaksanakan hari ini sampai dengan besok dapat tersusun dengan baik untuk simulasi pandemi yang akan dilaksanakan pada tanggal 18 – 26 September 2017 mendatang di Puspiptek, Kecamatan Setu.

Sementara itu, Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie dalam sambutannya berharap kepada beberapa OPD terkait, kepolisian dan Dandim dapat mempersiapkan seluruh perencanaan dengan baik sehingga pelaksanaan simulasi pandemi influenza dapat terlaksana sesuai dengan rencana.

“Saya ucapkan selamat bekerja, semoga apa yang telah dilaksanakan saat ini dapat menjadi pedoman dalam menghadapi episenter pandemi influenza khususnya di Kota Tangsel,” kata Bang Ben. (mt02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *