Tersinggung Tak Dipanggil Bos, Jupri Tewas Dikeroyok Teman Mabuknya

oleh -
Monitor, Kota- Sungguh na’as nasib yang dialami Ahmad Aljupri (34), warga Cilincing, Jakarta Utara. Betapa tidak, hanya karena tak memanggil ‘bos’ terhadap salah satu teman mabuknya, yakni ML (33), nyawa Jupri pun melayang.

Kapolsek Cipondoh Kompol Sutrisno menjelaskan, peristiwa berdarah itu terjadi pada Minggu, (16/09/2018) dini hari, di Jalan H Ridan, Poris Plawad, Cipondoh kota Tangerang. Saat itu, Jupri bersama ketiga rekannya yakni, ML (33) AH (45) dan LF sedang bersama-sama menenggak minuman keras (miras).

Dalam keadaan mabuk, kemudian korban memanggil ML hanya dengan berdasarkan nama aslinya saja. Hal itu memicu emosi ML dan menyulut emosi rekan-rekannya yang sama sama dalam kondisi mabuk alkohol.

“Pemicunya hanya tersinggung perkataan korban kepada pelaku ML, yang biasanya memanggil ‘bos’ kini dipanggil nama oleh korban. Karena sudah terpengaruh miras, ketiganya memukul kepala korban menggunakan botol minuman keras,” ungkap Sutrisno kepada wartawan, Senin (17/09/2019).

Selain itu, lanjut Sutrisno, para juga tersangka juga menyiram wajah korban dengan kecap dan memukuli korban. Pukulan itu diarahkan ke kepala bagian belakang korban, sehingga korban tersungkur jatuh ditanah.

“Korban berteriak meminta tolong kemudian datang seorang warga untuk melerai. Melihat korban jatuh tersungkur, para pelaku yang sudah ketahuan oleh saksi segera meninggalkan korban. Lalu saksi membawa korban kerumah sakit EMC (Elang Medika Corpora) Tangerang, tetapi setelah sampai Rumah Sakit nyawa korban tidak tertolong,” jelasnya.

Sutrisno menambahkan, masih ada satu tersangka yang saat ini masih dalam pengejaran.

“Masih ada satu pelaku yang turut serta membantu berinisial LF, masih kami lakukan pengejaran. LF ini memukul korban berkali-kali dan menginjak kepala korban,” bebernya.

Sementara salah satu pelaku, yakni ML mengaku merasa sakit hati dengan ucapan korban yang hanya memanggilnya berdasarkan nama aslinya.

“Saya kerja menjadi sekuriti di salah satu perumahan. Dia (korban) lagi minum berisik dan selalu ngoceh hingga salah ngomong ke saya,” ucapnya.

Atas perbuatannya, para pelaku terancam Pasal 338 KUHP dengan ancaman penjara minimal 5 tahun. (ben)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.