Tumpukan Sampah di Mutiara Garuda Meresahkan, Ketua BPD : Yang Buang Sampah PKL

oleh -
Tumpukan sampah liar di perempatan jalan Perumahan Mutiara Garuda, Desa Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang

Monitor, Kabupaten,- Sampah setinggi hampir satu meter di perempatan jalan utama Perumahan Mutiara Garuda, di Desa Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, yang diduga kuat merupakan libah dari pedagang kaki lima (PKL) yang semakin menjamur dikawasan tersebut, mulai dikeluhkan warga sekitar.

Ketua Badan Musyawarah Desa (BPD) Kampung Melayu Timur, Aceng Jaya Atmaja mengatakan, sampah tersebut merupakan libah dari para PKL yang berjualan disepajang jalan utama Perumahan Mutiara Garuda.

Padahal, terang Aceng, dilokasi tersebut sudah dipagar dan dipasang papan imbauan agar tidak membuang sampah dilokasi itu.

“Yang buang sampah disitu para PKL, kami (pihak desa,red) sudah berupaya untuk mengimbau agar tidak membuang sampah sembarangan, bahkan kami juga sudah melakukan pemagaran.Tapi masih saja badel, akibatnya sampah semangkin menggunung dan mengganggu ketertiban umum,” kata Aceng kepada awak media, Senin (26/7/21).

Ia juga mengaku, akibat tumpukan sampah yang hampir setinggi satu meter itu, masyarakat sekitar dan pengguna jalan menjadi resah karena bau tidak sedap dan sampah berserakan ke jalan.

“Ya, sangat meresahkan masyarakat apalagi dimasa pandemi seperti ini, kita diminta oleh pemerintah untuk menjaga kebersihan, sementara tempat sampah liar itu tingginya sudah hampir satu meter karena memang tidak pernah diangkut oleh Dinas Kebersihan, dan PKL nya juga dibiarkan begitu saja,” ujarnya.

Aceng meminta, Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DLHK) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang, bertindak tegas dan cepat untuk mengatasi permasalahan sampah dan menjamurnya PKL yang memicu terjadinya gaguan ketertiban dan kenyamanan dikawasan tersebut.

“Kalau keberadaan PKL itu tetap dibiarkan saja, lama-lama dilokasi itu bisa jadi lautan sampah. Untuk itu, saya minta ketagasan dan aksi nyata dari dinas terkait untuk mengatasi permasalahan tersebut,” ungkapnya. (mt02)

Tinggalkan Balasan