UMKM Kecamatan Setu Launching MOUS, Aplikasi Mal berbasis Online 

oleh -

Monitor, Tangsel- Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan(Tangsel) melaunching aplikasi Usaha Menengah Kecil Mandiri (UMKM) berbasis online bernama Mal Online UMKM Kecamatan Setu (MOUS.Kecamatansetu.com).

MOUS merupakan branding produk aplikasi dari berbagai kebutuhan yang diperlukan masyarakat baik dari kuliner, batik dan berbagai produk yang disediakan oleh UMKM Kecamatan Setu untuk kesejahteraan anggotanya.

Hal ini dijelaskan Camat Kecamatan Setu, Hamdani saat melakukan launching aplikasi tersebut, dia menambahkan dirinya sangat mengapresiasi aplikasi MOUS online karena sangat membantu kinerja terutama pemasaran produk UMKM di lingkungan Kecamatan Setu, Jalan Raya Puspitek, Tangsel, Kamis (19/11/2020).

“Kita membuat satu sistem baru yang di gagas oleh UMKM. Dan ini sangat bagus kami sangat mensuport karena sangat mendukung program program UMKM di Tangsel, Kecamatan Setu pada khususnya,” terangnya.

Ratusan UMKM Kecamatan Setu telah masuk terdaftar dalam MOUS dan masyarakat dapat dengan mudah mengakses untuk berbelanja melalui aplikasi online.

“Ini merupakan aplikasi pertama di tangsel. Dan aplikasi ini sangat mudah di gunakan masyarakat saat ini UMKM yang sudah ada di MOUS sekitar 200 lebih dan saat ini kami lebih fokus konsentrasi terkait aplikasinya dulu ke UMKM baru nanti ke pemasaran yaitu kemasyarakatnya, namun saat ini sudah dapat diakses,” ungkapnya.

Selanjutnya dia menambahkan website MOUS secara bertahap akan ditampilkan berbagai macam menu dan produk UMKM Setu.

“Kedepan kami akan tampilkan berbagai macam jenis produk, sementara ini sudah ada fashion yaitu batik Tangsel yang di produksi di Setu dan berbagai macam kulineran seperti kacang granggan dan lainnya. Untuk sementara portal ini akan kami manfaatkan untuk UMKM Setu, namun kedepannya jika respon dan minatnya tinggi di masyarakat maka kita akan membuka diri,” paparnya.

Dia berharap seluruh UMKM di setu dapat terekspos dan di ketahui seluruh lapisan masyarakat untuk kesejahteraan bersama.

“Dengan produk yang kita tampilkan di aplikasi berbasis online MOUS ini saya berharap UMKM dapat lebih meningkatkan usahanya di saat pandemi dan dapat membangkitka  keterpurukan perekonomian di kecamatan Setu khususnya di Tangsel,” tandasnya.

Ditempat yang sama Ketua UMKM Kecamatan Setu Nunu Setyaningsih, mengatakan aplikasi MOUS UMKM Kecamatan Setu  menjadi penghubung  dalam penjualan dan pemasaran produk UMKM.

“MOUS menjadi jembatan dalam pemasaran produk UMKM dalam memajukan nilai beli produk. Kita mulai dengan membuat pemetaan di 6 kelurahan Kecamatan Setu, kita tunjuk korwil korwilnya baik di pendataan legalitas dan foto juga lainnya, jadi pada saat UMKM sudah berbisnis tidak hanya menjual saja. Namun lebih ke bisnis,” terangnya.

Nunu juga mengatakan dari 212 peserta UMKM yang sudah mendaftar di aplikasi berbasis online MOUS saat ini terus mengalami peningkatan.

“Dari 212 saat ini sudah terkonfirmasi 300an UMKM yang ingin mendaftar di aplikasi MOUS ini adalah strategi pemasaran dari lingkungan terdekat  baik pemesanan yang dibutuhkan dan titik terdekat agar UMKM kecamatan setu dapat lebih maju dan branding juga,” ungkapnya.

Senada Buldani Ridha selaku Kepala Bidang Data Inovasi dan Teknologi Dinas Koprasi UMKM mengatakan dengan aplikasi MOUS UMKM dapat mempunyai daya saing dan UMKM dapat lebih termotifasi dalam peningkatan kualitas produk.

“Harapan saya UMKM setu dapat mempunyai daya saing dengan adanya MOUS ini produk Kecamatan Setu lebih dapat terekspos dan termotivasi menjadi multigasi kualitas produknya. Dapat bersaing dengan produk produk lain,” pungkasnya.(hen/mt01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *